Terjebak Gairah ABG
Bagiku sekarang yang datang tetap diterima, yang pergi tidak perlu dicari.
Suatu hari atasanku di kantor, yang merupakan pemilik perusahaan memanggilku ke ruangannya. Aku biasa memanggilnya pak Anggoro, usianya baru 40 tahun. Orangnya keren, lebih keren dari aku. Tapi sayangnya agak ‘kuper,’ jadi bergaulnya hanya sama orang tertentu. Sebagai seorang menerjer di perusahaannya, aku sangat dekat dengannya.