Dunia yang Sempurna
Laskar_pena sepi ditengah keramaiansepi dalam keramaiansuasana dalam bussedikit cemas banyak rindunya
"Cukup."
Semua orang membeku.
Alex berdiri dengan ekspresi santai, lalu tertawa kecil.
"Bagus… bagus sekali," katanya sambil menghisap rokoknya. "Kau lulus, Rangga."
Rangga mengernyit. "Apa maksudnya?"
Rio, yang tadi tampak terdesak, kini hanya tersenyum sambil menurunkan pistolnya. "Selamat, bocah. Kau baru saja melewati ujian pertamamu."
Hot Chapters