Nur Cahaya Cinta (Bahasa Indonesia)
Tapi Wahyu bukanlah orang yang mudah terkecoh.
"Maaf ya, Bu Tata yang terhormat, aku tidak percaya dengan apa yang Bu Tata ceritakan. Istriku itu orang yang punya sopan santun, lemah lembut, dan keibuan. Badannya memang besar, tapi sifatnya seperti semut yang tidak akan menggigit jika tidak diinjak. Nur tidak akan melukai perasaan orang lain, kalau orang lain tidak lebih dulu mengusiknya. Hasutan Bu Tata sia-sia saja, aku tahu betul siapa istriku. Aku rasa tidak ada yang harus kita bicarakan lagi, sekarang Bu Tata bisa pergi!" Wahyu bangkit dari duduknya. Sejak awal kenal Tata, ia sudah bisa melihat kalau wanita di depannya ini, tidak lebih baik dari Henny.
Bab Populer