Kepergianku Membuatnya Gila
Bahkan anggota tim wanita bernama Fransiska pun menghilang tanpa jejak.
Dia duduk linglung di atas batu pinggir jalan, jemarinya mengusap cincin kawin di jari manis yang sudah lama kehilangan kilau, lalu berbisik pelan, "Bella, apa itu kamu? Kalau benar kamu, aku rela memendekkan umurku lima puluh tahun asal kamu bisa hidup dengan baik .… "
Dia semalaman meminta bantuan temannya di dalam negeri untuk menyelidiki kabarku lagi, tapi jawaban yang didapat tetap sama, "Data kependudukan sudah dihapus, status meninggal."