Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-Tiba Dipinang Pak CEO

Tiba-tiba saja tangan Arkan menariknya kembali untuk duduk lagi. " Astaghfirullah sayang. Sini duduk di dekat aku." Arkan menggeleng kepalanya dengan mendekati Aisyah. " Gak usah dekat-dekat! jauh-jauh kamu!" Aisyah menggeser tubuhnya menjauh dari Arkan yang terus mendekatinya. " Coba ngomong sekali lagi sayang." " Jauh-jauh dari ak--" Cup
106.2K viewsOngoingAdded to Library 230 Times as arti move closer
Read
+Library
Skandal Pengawal Dan Nona Muda

Skandal Pengawal Dan Nona Muda

ucapnya tersenyum. Arthur menggeleng samar, dia tak tahu harus bagaimana jika menghadapi Arta sendirian. Karena bocah itu pun sepertinya enggan dekat dengan dirinya. Lintang tersenyum simpul, "Kalian bisa main uno," ujarnya seraya menarik tangan Arthur dan membuatnya duduk di kursi dekat ranjang Arta.
1012.7K viewsCompletedAdded to Library 382 Times as arti move closer
Read
+Library
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

"Fokuskan matamu." "Ya, Oppa. Aku mengerti, kamu tidak perlu terlalu detail," jawab Alicia. "Mengapa tanganmu terlihat seperti mengguncang, Alicia?" Arthur bertanya, prihatin. Alicia kemudian menoleh ke Arthur dan tertawa. "Itu karena kamu berdiri terlalu dekat denganku, Oppa." dia menjawab, bergurau. "Oh, begitu," jawab Arthur sambil tersenyum. "Baiklah, aku akan mundur selangkah."
1062.8K viewsOngoingAdded to Library 2.5K Times as arti move closer
Read
+Library
PERSUGIHAN

PERSUGIHAN

Satu gerakkan dari Ardi, maka bibir mereka akan menyatu sempurna. Narnia tetap diam tanpa menjawab pertanyaan Ardi padanya. “Apa kau tidak punya mulut, Nar? Haruskah ku buka mulutmu agar kau mau berbicara? Oh.. ataukah kau mau aku menyentuhmu saat ini?” ucap Ardi dengan perkataan pelannya. Satu tangan Ardi bergerak naik lalu mencengkeram kedua pipi Narnia dan menariknya lebih dekat dengan wajahnya. Sementara tangannya yang lain masih memeluk punggul Narnia.
9.8323.5K viewsOngoingAdded to Library 8.1K Times as arti move closer
Show Reviews (64)
Read
+Library
ANGELA HIKARU
Hai para hatter... ngak usah lapor2in deh ke editor dan gosip. apa lagi persulit rezeki orang. rezeki sudah di atur tuhan dan usaha dong... jangan sirik dan persulit rezeki orang. karma pasti berlaku 😘😘 sekarang kalian bisa ketawa. tapi bisa sampai kapan...
NanaMia
Kak Angela, aku udah baca hingga bab 97. Jujur deh, pada bab awal aku sakit ati sama Ardi, tapi di bab 96 hingga 97 aku merasa kagum dengan perkembangan watak Ardi. cerita kakak bikin aku merasa roller-coaster gitu. Semangat kak. Tiap hari aku menunggu bab seterusnya😭💪🏻
Read All Reviews
Istri Tuan Muda Lumpuh

Istri Tuan Muda Lumpuh

singgung Arlo. “Jangan salah paham, semua tidak ada hubungannya denganmu.” Arlo menurunkan tatapannya dan mendekatkan wajahnya membuat Allie melangkah mundur, sialnya dia tidak bisa kemana-mana karena ada furniture yang menahan tubuhnya. “Aku merasa tidak tenang jika kamu menjauh dan menghindar dariku, apalagi jika seharian diam dan tak bicara denganku.”
1049.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as arti move closer
Read
+Library
Dosa Termanisku

Dosa Termanisku

"Untuk apa? Kenyataan memang begitu." Pak Ardi perlahan-lahan menutup jarak diantara kami. Sumpah, tidak diragukan lagi ada kesan berbahaya dalam caranya mendekatiku dan memandangku. Terlihat dari rahangnya yang mengeras dan matanya yang berkilat-kilat. Dia marah.
1097.1K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as arti move closer
Show Reviews (43)
Read
+Library
Skavivi
Vivi minta maaf ya updatenya lama. Sebulan kemarin lagi di uji semesta dengan kesehatan yang menurun. Semoga teman-teman masih senantiasa menikmati cerita ini dengan baik. Salam sayang, Skavivi. more info ig : Skavivi_Selfish ^_^
Ayu Claa
Anna Anna....kamu bener² sudah menjungkir balikan kehidupan pak Ardi, dy rela mabok laut slm 3 jam lebih hanya demi untuk menemukanmu. haha... Semangat pak Ardi kamu harus bisa meluluhkan hari Anna......
Read All Reviews
KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI

KEMBALINYA ARTHUR: TUAN FIKSI YANG TERLALU TEROBSESI

kata Nadia pelan. "Nanti saja," bisik Arthur. Tatapannya mendadak berubah, menjadi lebih intens dan dalam. Panas tubuhnya seolah menjalar melalui sentuhan tangan mereka. "Sini, temani aku." Nadia terpaku. Jantungnya berdegup dua kali lebih cepat saat Arthur menarik lengannya perlahan, memaksanya untuk condong mendekat ke arah pria itu. Wajah mereka kini hanya berjarak beberapa sentimeter. Nadia bisa merasakan embusan napas Arthur yang panas menerpa permukaan kulit wajahnya.
10456 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as arti move closer
Read
+Library
Mak comblang with the boss

Mak comblang with the boss

Artan menunjuk ke arah sofa. Setiap langkah Artan yang semakin dekat, setiap langkah itu juga Reva semakin mundur ke belakang. Punggung Reva membentur dinding saat langkahnya sudah mentok tak bisa melangkah mundur lagi. Jarak diantara keduanya pun kini sangat dekat, Artan dapat melihat jelas raut wajah ketakutan Reva. Dengan jahil kedua tangan Artan bergerak menyentuh dan menempel ke dinding tembok, hingga kini posisinya terlihat tubuh Reva yang di himpit dalam kungkungan tangan dan tubuh Artan yang tinggi besar.
811.8K viewsCompletedAdded to Library 473 Times as arti move closer
Read
+Library
Jebakan Manis Sang Miliarder

Jebakan Manis Sang Miliarder

“Aku tidak tahu bagaimana cara melihatmu kecuali jika aku meminta bantuanmu. Jangan marah. Aku akui caraku salah.” Artur menghembuskan napas pelan dan menatap Katty yang menampakkan senyuman lebar. Masih cantik seperti saat mereka bersama, tetapi Artur tidak lagi tertarik. Ia mengalihkan pandangan dan mencoba bersabar menghadapi Katty yang entah mengapa sejak kedatangannya selalu saja membuat Artur berdekatan dengannya. Entah hanya karena meminta tolong, tidak sengaja bertemu atau bahkan berkunjung ke apartement-nya pada tengah malam.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as arti move closer
Read
+Library
Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Pak, Jangan! Nanti Ketahuan!

Terlalu hangat. Dan baru saat itulah Aruna menyadari betapa dekatnya posisi mereka. Matanya mengerjap, napasnya sedikit tertahan, dan tanpa sadar rona merah mulai merayap di pipinya. Ia berusaha menjauh, menarik tubuhnya perlahan. "Saya kayaknya harus ke—" Kalimatnya terputus. Tangan Atlas lebih dulu bergerak, melingkar di pinggangnya dengan mantap. Tarikan itu tidak kasar, tapi cukup kuat untuk menghentikan Aruna mundur, bahkan justru menariknya lebih dekat.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as arti move closer
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status