Diary Istri CEO
I merasa, ini adalah my last change untuk menuliskan sesuatu yang selama ini aku pendam.
My parents, my brother, and my lovely sister Aisyah, I am so sorry…. Please, fogive me.
Sejak turun dari bandara, entah kenapa seperti ada mata-mata yang mengintaiku. Tapi aku tidak tahu sih, apakah ini hanya halusinasiku atau memang nyata. Bahkan sampai ke rumah, aku masih merasakan seseorang yang terus mengamatiku. Dan tanpa sengaja, aku mendengar obrolan Pak Darto dan Mbok Darsih yang mencurigakan. Bukan niat menguping, tapi aku merasa penasaran. Hingga kutanggal sebuah nama ‘Arfan atau Alvan’ I am not sure. Who is that guy? I don’t know. But my sister Aisyah, know him.
Hot Chapters