Aku Juga Keturunan Jenderal
Permaisuri mengangkat kepalanya untuk menatap Intan seolah-olah telah mengambil keputusan dan bertanya, "Untung saja, mutiara tetaplah mutiara dan debunya akan hilang begitu dibersihkan. Nona Intan tidak perlu merendahkan dirimu karena pasti akan ada orang yang mengenali cemerlangnya mutiara."
Intan memahami maksud permaisuri, dia ingin menjadi penjodoh Intan.
Intan merasa tidak senang, tapi Intan tidak menunjukkannya dan hanya tersenyum tipis, "Terima kasih atas pujiannya, Permaisuri. Masa lalu sudah berlalu dan Hamba bukanlah orang terus berdiam di masa lalu, seseorang harus terus melihat ke depan. Permaisuri membandingkan Hamba dengan mutiara yang merupakan sebuah pujian bagi Hamba. Hamba
Hot Chapters