PENDEKAR TAPAK DEWA
tanya La Mudu lebih lanjut.
Sebagai ketua rombongan dari ketiga temannya, maka La Pabise menjawab, “Tentu saja, Lenga. Tujuan hidup semua manusia tentu tak jauh dari urusan harta.”
La Mudu manggut-manggut. Tentu, kondisi kehidupan masyarakat yang sulitlah yang mendorong keinginan mereka rela mengorbankan masa depannya, pikirnya. Yeah, kondisi hidup yang sulit yang diakibatkan oleh perilaku tak berperikemanusiaan dari La Afi Sangia dan ribuan anak buahnya. Bangsa manusia iblis itu tak segan-segan untuk merampas harta masyarakat secara beringas. Jika ada yang berani melawan, maka tentu nyawa mereka yang akan direnggut. Belum lagi rakyat harus membayar upeti yang merupakan kewajiban pada keraja