Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SPERANZA

SPERANZA

kata Yasa dan berjalan meninggalkan Speranza. Speranza terdiam, dia berlari menghampiri Yasa dan berusaha untuk membujuknya. "Yasa, aku minta maaf, aku hanya bercanda tolong jangan marah," ujar Speranza tulus. Yasa sama sekali tidak memperdulikan Speranza. Dia terus berjalan tanpa menoleh kearah Speranza. "Baiklah, kau ingin bermain apa? Aku akan mengikuti mu tanpa membantah. Aku janji, tapi kau jangan marah lagi kepadaku," bujuk Speranza membuat Yasa tersenyum.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as aspired
Read
+Library
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Jawab Abdullah merendahkan diri "Justru itu, ibu ingin membuat kamu menjadi lebih baik lagi nak, kejarlah semua impianmu. Semakin kamu berusaha meraih impianmu, maka semakin banyak pula, badai rintangan yang akan kamu hadapi. " Kata bu Rusteni menyemangati Bu Rusteni memegang pundak Abdullah lalu berkata
103.1K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as aspired
Read
+Library
Angkasa

Angkasa

Ponsel Virgo mengalunkan lagu Keep Holding On-Avril Lavigne, ia mengangkat telepon dari Aksara saat nada tersambung Virgo menutup kedua teliganya. "Virgooo!! Ada hotnews." Aksara malah membuat Virgo penasaran. "Apa bego?! Cepetan dong!" sentak Virgo tak sabar. "Mobil sekokah kita nyemplung ke jurang go! Gue gak tau yang didalem itu siapa aja." teriak Aksara, padahal Virgo tak menyalakan loudspeker sampai suara Aksara terdengar oleh Bintang, mobil itu yang ditumpangi Angkasa untuk berangkat ke tempat olimpiade.
84.9K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as aspired
Read
+Library
Hoffen

Hoffen

“Kalau enggak, semua akan lenyap, Shasha. Karena lo itu lemah di genre romansa.” Trisha yang mendengar itu hanya mendengus dan duduk di sofanya sambil menyandarkan tubuh dengan menatap langit-langit. “Jadi, menurut lo … menjadi asisten seorang aktor pendatang baru bisa menciptakan keromantisan gitu?” “Lo emang enggak pernah lihat drama gitu? Banyak tau yang awalnya asisten—“ “Enggak! Enggak lihat dan enggak mau lihat! Hm, bukan asisten, Vanda. Namanya terlalu bagus. Lebih tepatnya adalah pembantu.”
1012.3K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as aspired
Read
+Library
Invitasi

Invitasi

Jovita berharap bisa memiliki kekuatan super jenis itu. Jovita masih sibuk mengenang ketika muncul notifikasi DM di ponselnya. Awalnya ia mengira yang masuk adalah tawaran endorse sehingga mengabaikannya. Jovita tidak ingin terlihat sedang mengemis keuntungan ekonomi jika terburu-buru mengambil semua yang datang padanya. Yang Jovita butuhkan adalah popularitas, ketenaran. Keuntungan ekonomi akan membuntuti di belakang.
9.910.0K viewsCompletedAdded to Library 368 Times as aspired
Read
+Library
Merajut Asa

Merajut Asa

Jovita mengembuskan napas panjang, menyadari bahwa upayanya tidak serta-merta mewujudkan keinginannya. "Kalau upayamu ternyata tidak membuatmu mencapai keinginanmu, bukankah perilakumu akan semakin membabi-buta? Bukankah itu yang justru akan membuatmu menjadi lebih hina?" Ashley memandang ke arah Jovita yang terlihat sedang mencerna pertanyaannya.
1062.4K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as aspired
Show Reviews (64)
Read
+Library
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Read All Reviews
Obsesi

Obsesi

Dia mendadak teringat sesuatu. Tubuhnya yang terasa letih dia paksa sekali lagi untuk bergeser dan mengambil ponsel, membuka aplikasi Nightmare whisper yang dipasang oleh Mata untuknya. Pikirannya menjadi lebih jernih dan dia mulai mengetik esai singkat namun mendetail tentang instansi yang dia alami beberapa waktu lalu, Rumah impian.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as aspired
Read
+Library
ARSHAKA

ARSHAKA

Setelah itu, Arshaka langsung membaringkan tubuhnya sendiri diatas ranjang, menatap langit-langit kamarnya yang sedikit remang. "Hah.. dijodohin?" Gumam Arshaka sambil tertawa. "Gue bakal buat perempuan yang dijodohin sama gue hidup menderita. Gue pastiin itu." Gumamnya lagi.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as aspired
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status