Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Malam Panjang di Bus Terakhir

Malam Panjang di Bus Terakhir

Dia menyeka bagian bawahnya, lalu menyalakan sebatang rokok. Tatapannya padaku tampak rumit, ada kesan muram di matanya. Melihatnya tampak kecewa, perasaanku benar-benar tidak enak. Aku pun memeluknya dari belakang, berharap bisa memberinya sedikit kehangatan. Tapi, Rendy tetap diam. Dia hanya berbaring di tempat tidur dan menarik selimut. "Tidur gih. Kamu sudah di jalan seharian, pasti capek banget."
97.1K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as at the end of the road
Read
+Library
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Toh, jaraknya tak terlalu jauh dari rumah. Embun di mata kian terkumpul saat mobil Mahen benar-benar menjauhi pintu masuk pasar malam. Rena menunduk hingga tak sadar air matanya berjatuhan di pangkuan. Pada akhirnya, ia menangkup wajah dengan kedua tangan.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as at the end of the road
Read
+Library
Penyesalan di akhir

Penyesalan di akhir

Sambil menyodorkan gelas ke Febri Febri : " makasih yah " Santi : " Iyah sama-sama ". Merekapun mengobrol dengan di temani secangkir teh manis hangat dan lantunan rintik hujan yang deras di luar sana. Santi : " ehh feb gapapa kan kita nginep dulu disini?". Febri : " hmmmiya deh gapapa ko dan soalnya hujan nya juga makin deras aja di luar ga memungkinkan untuk kita lanjut pulang "
9.54.0K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as at the end of the road
Read
+Library
Kemarau Di Ujung Senja

Kemarau Di Ujung Senja

Namun mereka semua berkrumun akibat terjadi sesuatu di sana? Sesuatu yang langkah dan sangat jarang terjadi di kawasan Anyar ini. Bau mobil yang terbakar, asapnya seakan mengusik hidup para pejalan dan pengendara lain. Semua berhenti karena kemacetan di depan yang sekitar tiga puluh langkah dari sini. Sebenarnya, apa yang sedang terjadi? Aku segera melepas helm biruku, mengunci motorku, kemudian berlari mendekati kepulan asap yang dihindari para saksi mata.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as at the end of the road
Read
+Library
Thanks For My Happy Ending

Thanks For My Happy Ending

*** Jaket kulit itu ia eratkan pada tubuh rampingnya, setapak demi setapak jalan dipinggir kota tidak membuat langkahnya lelah, tarikan nafas sudah berulang kali terdengar. “ Huh, ” Untuk sekian kalinya ia membuang nafas lelah. Langkahnya terhenti dipersimpangan lampu merah, menunggu sebuah mobil mewah akan menjemputnya, sesekali ia menatap gedung-gedung tinggi yang menjulang, dan lampu-lampu kota yang sepertinya tidak akan pernah padam di malam hari. “Bodoh,” Cibirnya sendirian ditengah jalan.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as at the end of the road
Read
+Library
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

"Kita istirahat dulu aja," Setelah Jehan mengatakan itu konsentrasi Sagara hilang sampai Sagara sadar bahwa ia menerobos lampu merah. Dari arah kanan mobil mereka melaju kencang sebuah truk membawa banyak muatan. Truk itu mengerem mendadak sama seperti Sagara. Lelaki itu membanting setir ke kiri. Jehan menutup matanya dan menahan napasnya menetralkan pikirannya yang berkelana pada memori dulu ia pernah kecelakaan bersama dengan keluarganya. CIIIIIIIT
101.9K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as at the end of the road
Read
+Library
Di Penghujung Waktu

Di Penghujung Waktu

-A'millaha timtsal -Illi thibbit qolbaha fuqil hayal -A'millaha timtsal -Illi trirrit willi ta'bit willi -Rabbit willi syalit hamli khibal. -A'millaha timtsal -Illi thibbit qolbaha fuqil hayal -A'millaha timtsal -Illi trirrit willi ta'bit willi -Rabbit willi syalit hamli khibal.. Tanpa sadar air matanya kini telah luruh membasahi pipinya. Tangannya memegang erat dadanya. Rindu yang begitu dalam tersimpan dalam hatinya. -Ummii.. -Tsumma umi haddi akhir yaumfa'umri.
4.4K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as at the end of the road
Read
+Library
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

Mereka merasa sayang, jadi mereka menyerah. Akhirnya, kerja sama hari ini pun berhasil disepakati. Acara itu selesai dan langit pun sudah gelap. Seorang sopir datang menjemput. Lea langsung duduk di kursi depan seperti biasa. Aaron tidak suka duduk bersamanya. Mobil itu berhenti di depan apartemennya. Lea mengucapkan terima kasih dan turun dengan letih. Karena terlalu lelah, dia tidak sadar kalau Aaron juga ikut turun.
39.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as at the end of the road
Read
+Library
Love at the end season

Love at the end season

Tony kemudian memberikan kunci mobil pada Caden. Tidak lama, Caden telah berkendara menyusuri jalan. Semalam ia telah bertemu Liz dan kini ia mencari keberadaan perempuan itu. Rasanya yang dia lakukan belum cukup karena Liz selalu memeras dia untuk uang selama ini. Ia kemudian melihat orang yang dicarinya tersebut tengah mengayuh sepeda. Caden tersenyum tipis, di kota kecil semacam ini memang tidak sulit untuk menemukan orang.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as at the end of the road
Read
+Library
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Di luar sana ada Abah yang mukanya terlihat panik. "Kenapa, Bah?" "Jamal." "Kenapa dengan Jamal?" "Jamal kecelakaan." Aku kaget. Aku benar-benar seperti orang linglung. Abah dan Mbak Nida terdengar berbicara padaku namun aku sama sekali tak bisa mendengar apa yang mereka katakan. "Nad. Nad. Nada! Loh, Nada!" Teriakan Mbak Nida dan Abah menjadi suara terakhir yang kudengar karena selanjutnya yang kurasakan hanya gelap.
9.9124.9K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as at the end of the road
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status