Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Last Leaf

The Last Leaf

Merita tersenyum sopan pada dokter Mike, begitu pula lelaki separuh baya itu membalas senyum dari partner mudanya. ***** Sebuah mobil Ferarri merah melaju cepat di jalan bebas macet, mobil itu dengan lihai menyelip mobil-mobil besar yang menghalangi jalannya. Rentetan klakson pun berbunyi dengan nyaring, seketika jalan itu menjadi ramai. Pengendara mobil ferarri itu tersenyum nakal, kaca mata yang menggantung di tulang hidungnya memberikan kesan gagah pada sang pemakai.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as at the end of the road
Read
+Library
Cahaya di Ujung Jalan

Cahaya di Ujung Jalan

"Terima kasih, Mas Fajar. Terima kasih sudah melindungi kami. Aku tahu ini bukan perjalanan yang mudah." "Aku akan selalu melindungi kalian, Sayang. Tidak peduli apa pun yang terjadi." Matahari mulai tenggelam di ufuk barat, memancarkan warna keemasan yang indah di langit. Suasana damai menyelimuti rumah kecil mereka, membawa harapan baru untuk masa depan yang lebih cerah. ---
1.5K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as at the end of the road
Read
+Library
Misteri Rumah Di Ujung Jalan

Misteri Rumah Di Ujung Jalan

sahut Asih. Pandangan mereka pada suara mobil yang baru saja datang. “Mbak Arun, tumben jam segini datanga,” gumam Winda. “Sore, Mbak,” sapa mereka pada Arun. “Kayaknya udah gelap deh,” jawab Arun sambil melihat ke arah luar. “Asih gimana betah enggak kerja di sini,” tanya Arun yang melihat Asih sedang mengelap tempat kue yang sudah kosong.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as at the end of the road
Read
+Library
Penungguan Berakhir Pahit

Penungguan Berakhir Pahit

Setelah selamat dari bahaya, Cecil melemparkan dirinya ke dalam pelukan Evan. Cecil merasa begitu tersentuh dengan Evan yang tadi bersedia menukar nyawanya sampai-sampai tidak bisa berkata-kata. Cecil memeluk Evan, kebahagiaan yang diperolehnya dengan susah payah, erat-erat. Dalam perjalanan pulang, sebuah lagu yang familier pun diputar di radio. ♪Untung saja aku tidak menyerah. Akhirnya, penantianku padamu berhasil. Aku tahu semua ini kuperoleh dengan susah payah, jadi aku akan lebih menghargainya♪
14.5K viewsCompletedAdded to Library 347 Times as at the end of the road
Read
+Library
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Di sini masih dingin, di waktu siang yang ada matahari sekalipun. Binar tak pernah melepaskan pandangannya ke luar jendela. Amaz melihat di g****e maps beberapa meter lagi mereka akan sampai di kawasan danau Rana Mese. Nama itu terlihat unik di kepalanya. Ia sangat penasaran seperti apakah hutan itu. Apakah mereka akan melintasi jalan di tengah hutan atau apa, Amaz tak henti membayangkan itu semua. "Maaf, tunggu sebentar," ujar sopir yang sudah cukup tua itu.
1010.2K viewsOngoingAdded to Library 335 Times as at the end of the road
Read
+Library
The endlessly

The endlessly

Masih terasa seperti mimpi. . . . . Kenzo memacu Bugatti miliknya membelah jalan distrik Selatan kota Seoul. Didalam mobil terasa sunyi hanya Suaran mesin Bugatti berderu sebagai pengiring suasana Canggung diantara Kenzo dan Mirai. "Kemana kau akan pergi?" Tanya Mirai memecah kesunyian. "Pulang kerumah ku." Padangan Kenzo masih terfokus pada jalanan di depan nya.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as at the end of the road
Read
+Library
Beyond the Light

Beyond the Light

Namun, kenapa liontin ini tetap putih ketika melawan Trish di Alba? Berbagai kemungkinan mulai ia pikirkan. Tetapi, ia tidak menemukan jawaban yang pasti. Sambil terus menyusuri jalan, ia memantau perkembangan liontinnya. Bentuk matahari itu semakin jelas ketika dirinya sampai di sebuah desa. Terdapat papan bertuliskan “Desa Rodeo”. Pilav mengikat kudanya di salah satu batang pohon di dekat sana.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as at the end of the road
Read
+Library
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Velen tetap tidak mau mengalah. "Hari ini kamu harus jelasin semuanya, kamu sebenarnya masih cinta nggak sama aku? Apa kamu masih mikirin dia?" Yuga menginjak rem dengan mendadak hingga mobilnya berhenti di pinggir jalan. Dia menoleh, lalu menatap Velen dengan pandangan mata yang sedingin es, "Aku bilang sekali lagi untuk terakhir kalinya, stop bertingkah."
9.5K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as at the end of the road
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

“Ah, malas aku lihat kamu! Memang enggak ada yang ngerti perasaan aku! Enggak semua janda itu genit, Mi. Aku juga enggak masalah kalau enggak sama kamu. Aku tarik ucapanku tadi, Mi. Aku mending sendiri aja sampai mati.” “Era, mengapo sensitif betul? Jangan cakap macam tu.” Aku mendengkus, mengabaikan permohonan maaf Fahmi. Lebih baik fokus ke jalanan. Entah mengapa siang ini tak ada mobil mengular di jalanan. Perjalanan ke Lolita begitu mulus. “Kito nak ke mano?”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as at the end of the road
Read
+Library
Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Sisa Cahaya di Jalan Gelap

Semua itu membuat matanya berkaca-kaca. Malam menjelang, bus melintasi desa-desa terpencil. Ratri menunduk di kursinya, menahan haru, sambil memikirkan apa yang akan ia katakan saat bertemu ibunya nanti. Meski lelah dan penuh luka, hatinya dipenuhi secercah kebahagiaan—perjalanan ini adalah momen di mana ia bisa sejenak menjadi dirinya sendiri, bukan Ratri di jalan gelap, tapi Ratri seorang anak yang rindu keluarga.
733 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as at the end of the road
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status