Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Red in Us

Red in Us

tawar Langit. Katha menggeleng. “Rabu udah pesen. Kasian kalau cancel.” Tepat habis ucapan Katha, sebuah mobil hitam berhenti di parkiran Angksa. “Nah, tuh udah datang. By the way, thanks ya, Ngit.” “Anytime,” sahut Langit.
1018.2K viewsCompletedAdded to Library 726 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
Teman Tapi Menikah

Teman Tapi Menikah

Jadilah Atlas menghentikan langkahnya. Ketika Atlas berbalik, ia mendapati seorang perempuan menghampirinya dengan penuh percaya diri. “Kita pernah ketemu beberapa kali tapi nggak pernah kenalan secara resmi,” kata Aleah kepada Atlas. “Aku nggak tertarik juga kok,” jawab Atlas. “Ada perlu apa?” “Bisa kita bicara?” tanya Aleah langsung. “Atau kamu ada janji makan siang sama seseorang?”
107.9K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
Satu Atap

Satu Atap

Rakha langsung ngakak, “Naksir? Woy, jangan geer dulu. Gue kan FBI part-time, kerjaannya investigasi orang-orang random. Lo korban selanjutnya.” Vira dorong bahunya pelan, “Alah, ngeles mulu!” Rakha nyengir, “Ya kalo gue beneran naksir, emang kenapa? Lo juga seneng kan gue puter lagu ini?” Vira langsung diem sejenak, matanya lari-lari kecil, pipinya mulai merah, “Ih… sok tau banget.” Mobil akhirnya berhenti di depan minimarket. Rakha langsung matiin mesin, buka seatbelt, dan hampir turun.
710 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
Sistem Medis Dokter Jenius Masa Depan

Sistem Medis Dokter Jenius Masa Depan

“Jason Winata.” Alun-alun meledak. Evan terhuyung. Janji terucap kembali di benaknya. Kalah—pergi dari Benua Atlas… dan menggonggong. Jason melangkah mendekat. Tatapannya dingin. “Waktumu hampir habis, Tabib Naga.”
107.3K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
Wait At 24

Wait At 24

Hari terakhir pertandingan selesai jam 9 malam, pacar Ita dan Gea sudah standby menjemput di depan gymnasium, dan aku harus pulang sendiri. Sedikit menyedihkan karena pengalaman pertamaku mempunyai pacar harus LDR (Long Distance Relationship), padahal aku mau pacarku selalu ada kayak pacar orang lain.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
The Good Antagonist

The Good Antagonist

"Lagian itu masa lalu gak usah di pikirin." "Iya itu cuman masa lalu." lirih Atlas "Kalau gitu gue balik dulu ya." "El boleh gak gue peluk lo sebagai tanda pertemanan kita." "Boleh." Atlas pun memeluk Elisa begitu erat. Karena ia tahu ini pelukan terakhirnya dengan Elisa maka dari itu Atlas tidak menyia-nyiakan kesempatan. Elisa membalas pelukan Atlas. Tiba-tiba pelukan mereka terlepas karena ada yang menarik tangan Elisa.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Tidore menatap horizon, suaranya nyaris berbisik. “Atlas Pact… mereka akhirnya bergerak.” Dari kejauhan, langit berpendar ungu. Sebuah pesawat hitam tak berlogo melintas rendah, menjatuhkan sesuatu — bukan bom, tapi selebaran digital yang terbakar di udara. Tulisan di dalamnya menyala singkat: “The Atlas Pact: One World, One Mind.” Dewi menggenggam selebaran itu yang perlahan meleleh di tangannya.
980 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
My Wife is My Suspect

My Wife is My Suspect

perintah Dylan dengan nada cuek. Atlanta melihat bantal tersebut dengan saksama. “Ini hanya bantal warna putih,’ komentarnya. “Bukan itu, yang kau lihat hanyalah bagian belakang. Kau harus melihat bagian depannya.” Ketika Atlanta membalikkann bantal tersebut, Atlanta terkejut mendapati bantal memiliki gambar tubuh Atlas dari kepala hingga kaki menggunakan pakaian casual. “Waw. What the hell is that?”
9.232.3K viewsCompletedAdded to Library 776 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
Di Hari Aku Meninggalkan Suamiku

Di Hari Aku Meninggalkan Suamiku

Peta-peta kota New York terhampar di meja, beberapa titik ditandai dengan spidol merah. Atlas berdiri di depan jendela besar, membelakangi mereka, menatap ke luar ke arah cakrawala kota yang mulai dipenuhi kerlip lampu. Tangannya yang berurat memegang segelas whiskey tua, namun ia belum menyesapnya. Pikirannya berpacu, mengolah setiap informasi, setiap kemungkinan. "Jadi," kata Atlas, suaranya rendah, tanpa emosi, namun memiliki kekuatan yang membuat setiap orang di ruangan itu menahan napas. "Kita punya tikus yang mencoba melarikan diri dari wilayah kita."
450 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as atlas it ends with us
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status