Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kaisar Naga Kegelapan Asura

Kaisar Naga Kegelapan Asura

Yaitu elemen cahaya, matahari itu akan tetap bersinar ketika hutan tersebut masih mendeteksi keberadaan hewan buas atau binatang spritual. Jika binatang buas atau binatang spritual sudah musnah, maka secara otomatis matahari buatan itu akan meledak dan membuat hutan tantangan akan diselimuti dengan kegelapan yang tiada akhir. Walaupun binatang buas atau binatang spritual itu menyembunyikan diri mereka dengan sangat baik, namun tetap saja matahari buatan itu akan mendeteksi keberadaannya dan akan tetap menyinari hutan tantangan.
106.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 119 Beses bilang awan dan matahari
Read
+Library
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

Li Yuan menatap ke atas — ke mata Langit yang kini terbuka penuh, menatap mereka dengan amarah murni. > “Kalau begitu... mari kita buka mata yang lain.” Ia menengadahkan tangan. Langit bergetar lagi, tapi kali ini dari arah lain — sisi gelap semesta. Cahaya hitam muncul, membelah malam, membentuk mata kedua yang melawan cahaya pertama. Wen Jue menatapnya tak percaya. “Kau gila! Itu bukan mata Langit... itu Mata Bayangan Dunia!”
107.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 164 Beses bilang awan dan matahari
Read
+Library
Kutukan Sang Alpha

Kutukan Sang Alpha

Matahari mulai terbenam ke balik pegunungan seperti setiap malamnya dan bulan mulai terlihat di langit. Waverly mengangguk dan menekan perasaan mual yang muncul dalam perutnya. Dia membiarkan Sawyer membimbingnya kembali ke lengkungan itu kemudian berdiri di bawahnya, berdampingan, bersama-sama menatap langit yang menggelap.
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 33 Beses bilang awan dan matahari
Read
+Library
AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG

AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG

Elyra Ananda kini rambutnya bergelombang sebahu, pipinya tembem membuat semua tetangga gemes. “Mama, tadi aku mimpiin dua matahari,” suaranya kecil, setengah mengantuk, seperti masih mengumpulkan nyawanya. “Dua matahari?” ulang Vika. “Iya. Satunya di sini…” ia menunjuk gambar krayonnya di tembok, “...satunya lagi di sana, jauh banget. Tapi cahayanya masih nyampe.” Vika teringat kompornya menyala. "Sebentar, ya Nak."
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang awan dan matahari
Read
+Library
Kembali Bersama Waktu

Kembali Bersama Waktu

gerutu Awan. “Apa? Sinar ultraviolet?” tanya Dayu tak mengerti. “Ah, aku lupa. Cahaya matahari itu mengandung sinar yang bisa membuat kulitmu sakit dan menjadi hitam. Sinar jahat itu bisa ditangkal dengan memakai pakaian tertutup saat kita berada di luar ruangan,” kata Awan, hampir saja dia mengatakan tabir surya, bisa-bisa dia harus menjelaskan panjang lebar pada Dayu.
1010.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 380 Beses bilang awan dan matahari
Ipakita ang mga Review (65)
Read
+Library
Crearuna
Hallo semuanya. Ini author. Terima kasih untuk apresiasi akan buku ini. Aku sangat-sangat bersyukur kalian menyukai ceritaku ini. Sekali lagi terima kasih. Aku akan menulis buku lain untuk kalian baca lagi.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Basahin ang Lahat ng Review
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

“Kau semangat sekali, Dik. Tapi janjiannya nanti jam setengah tujuh. Aku kok lebih baik kalau shalat magrib dulu di masjid. Serahkan nanti saja ya. Sekarang kita pulang untuk mandi dan persiapan shalat magrib.” “OK, baiklah. Ayo kita pulang, Kak.” “Assalamualaikum” “Waalaikum salam warahmatullahi wabarokatuh” Dzi dan Arini segera menutup pintu masjid dan kembali ke rumah masing-masing. Sedangkan di rumah kontrakan Wildan, Wildan dan khalid masih duduk di ruang tamu. Mereka masih sibuk dengan pikiran masing-masing.
109.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 224 Beses bilang awan dan matahari
Read
+Library
The Soul of 7 Crystals

The Soul of 7 Crystals

Angin segar berhempus tatkala sang matahari tenggelam di ufuk barat. Cahaya jingga memantul pada puncak tertinggi The Land of the Wind. Atap Crystal Clear Sapphire selalu memantulkan cahaya matahari baik matahari terbit ataupun matahari tenggelam, tetapi cahaya hari ini terlihat berbeda, bersamaan dengan berbagai perasaan memuncah pada setiap penduduk Wind Land.
1013.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 347 Beses bilang awan dan matahari
Read
+Library
Terjebak Dua Hati

Terjebak Dua Hati

Darren terlihat sebal dengan jawaban dari Eric yang asal-asalan, begitu pula Eric yang menjadi sebal karena Darren terus-menerus bertanya. “Kak Alana, kenapa bulan dan matahari masing-masing hanya ada satu? Kenapa jumlahnya tidak banyak seperti bintang?” kini Darren beralih bertanya pada Alana. “Karena matahari adalah pusat tata surya kita dan bumi hanya memiki satu satelit yaitu bulan. Jadi masing-masing hanya ada satu.” Kemudian, mereka menyaksikan segumpal awan yang tiba-tiba menutupi bulan yang hampir purnama. “Apa Kakak tahu kenapa awan berwarna putih?” tanya Darren lagi pada Alana.
1010.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 211 Beses bilang awan dan matahari
Read
+Library
Bukan Jendral Tapi Pangeran

Bukan Jendral Tapi Pangeran

Angin sejuk bertiup dan membawa hawa segar ke dalam kamar. Perlahan sebelah daun jendela yang tadinya dibiarkan Ibram tetap tertutup kini terbuka lebar. Sinar matahari membuat Ahana silau, namun sesaat kembali tenang saat Ibram berdiri di tengah sholatnya. Cahaya matahari pun terhalang olehnya. Tapi saat Ibram rukuk dan sujud, cahaya matahari yang menyilaukan kembali menyiksanya.
108.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 210 Beses bilang awan dan matahari
Read
+Library
Menuju Matahari

Menuju Matahari

Langit berwarna ungu jingga, membentuk paduan warna yang luar biasa memukau bersama matahari. “Tahu tidak apa bedanya senja dan kau?” Pratiwi menoleh, tertawa. Entah sejak kapan, Wisnumurti ada di belakangnya. Mata orang itu sembab dan berkantung, sesudah dipakai tidur tanpa henti sejak tadi pagi. “Apa?” “Senja berlalu. Kau tidak.”
9.526.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang awan dan matahari
Ipakita ang mga Review (17)
Read
+Library
Kebo Rawis
GoodNovel beruntung sekali ada penulis sekelas Mas Wiwien yang mau ikut menyumbangkan karyanya. Salah satu harta karun di platform ini. Cerita yang sangat layak baca bagi siapapun yang paham bedanya karya yang benar-benar bagus dan berkualitas, bukan sekadar "bagus" karena statistik.
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang Promo y thor ! Pernah terbayangkan ngak ? kalau ada seorang pendekar dari JAWA DWIPA yg suka mengembara ke berbagai negeri & bertarung dg semua pendekar-pendekar hebat dari seluruh dunia. Pastinya pengembaraan ini sangat menarik utk diikuti Ksatria Pengembara akan UPDATE TIAP HARI
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
34567
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status