Istri Rahasia Tuan Hagan
Namun baru pun beberapa langkah, ia kembali merasakan mual dari perutnya, membuat ia menutup mulut spontan dan berlari ke kamar mandi yang masih berada di dalam kamar.
Pintu dibuka cepat hingga menghantam dinding, segera ia menuju wastafel, mengikuti mau tubuhnya untuk mengeluarkan isi perut. Tangannya mencengkeram kedua sisi wastafel, dengan tubuh menunduk, tenggorokannya terasa tercekat, kala seluruh isi perutnya keluar begitu saja, meski hanya lendir kekuningan yang keluar, dan terasa pahit.
Nafasnya terengela-engal, dengan mulut yang masih menganga, ia basuh dengan air di kran, kemudian menatap pantulan dirinya di cermin, menampilkan wajahnya yang kini sedikit pucat.
Hot Chapters