Pemuas Hasrat Sang Presdir
Tatapan mereka bertemu, dan di dalam mata Bumi, Gilea membaca semua yang tidak terucap: pemahaman, kerinduan, dan sebuah janji untuk melupakan dunia.
"Kau terlihat sangat lelah," bisik Bumi, ibu jarinya mengusap perlahan lingkaran hitam halus di bawah mata Gilea.
"Ya. Aku memang lelah," bantah Gilea dengan suara bergetar, tangannya yang gemetar menempel di dada Bumi, merasakan detak jantungnya yang mantap. "Tapi aku rasa, kau tidak akan memberikan ku waktu untuk istirahat walau sejenak." ucapnya nakal.
Hot Chapters