Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memories

Memories

Aku sering melihat beberapa kucing betina berbeda yang mucul disekitar rumah dalam seminggu. Aku kembali kebawah untuk mengambil limun dan novel yang kutinggalkan di meja makan. Lalu aku kembali ke lantai atas dan ke kamarku. Aku letakkan limun dan novel itu di meja samping kasurku, dan melakukan hal yang sering kulakukan, menjatuhkan diri ke tempat tidurku. Kupandang halaman belakang dari balik jendela yang berjarak 150 sentimmeter dari kasurku, sambil merenung. “Aaah..Besok sudah hari Senin. Lagi.” Aku berkata pada diriku sendiri, lalu mengembuskan nafas berat. Suasana begitu hening. Hanya gemercik air hujan. Walau diluar dingin, aku merasa hangat disini. Begitu tenang, sampai akhirnya mun
9.74.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 177 Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
Digilai Psikopat

Digilai Psikopat

Yang sangat ingin aku hapuskan. “Tidak. Aku tidak mengingatmu. Sudah ya, kututup?” “Tunggu!” teriakannya keras sekali sampai aku memutuskan untuk memberinya kesempatan berbicara. “Novel itu, Bara Arkais. Aku sudah membacanya dan aku tahu kamu berbohong soal ingatanmu. Jika tidak, kenapa kamu bertanya padaku?” Aku membisu mendengar pertanyaan.
9.74.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 191 Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

A: Aku nggak tahu, ragu-ragu! O'oooo, aku boleh jujur kan, kalau sebenarnya rasa gembira itu berasal dari memo yang kutulis untuk Kenzy. Ya, yaaahhh, karena pada akhirnya aku bisa memulai sesuatu yang baru. Baru dan lebih baik. Iya, kan? Ummm, well, jangan tanyakan apakah aku siap untuk menjalankan Buku Nikah kami! Itu, akan berarti sangat besar dan berat bagiku, sungguh. Eh! Oooh, ooohhh, my God! Pasti aku lupa menyimpan memo yang pertama tadi, kan? Biyuuuh, kenapa sesuatu yang bernama amnesia itu selalu datang di saat yang salah? Di saat aku harus memberikan masa percobaan pada Kenzy dengan setegas-tegasnya.
1020.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 701 Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

MINDREADERS: Kisah Sang Wanita Pembaca Pikiran

Aku tiba-tiba terpikir sesuatu dan kuputuskan mengirimkan pesan pikiran pribadi kepada Lucas, "Lucas, kenapa kamu baru tahu kalau aku dibully waktu kecil pada saat kilat itu terjadi? Bukankah kamu selama ini pasti bisa mengetahui memoriku?" Lucas membalas pesan pikiranku, "Di awal-awal bertemu denganmu, kita belum membangun bonding, jadi aku belum bisa melihat memorimu Anna. Kamu tahu syarat mutlak membaca memori itu adalah bonding. Semakin kuat bonding, maka semakin dalam akses memori. Aku bisa mengakses memori-memori terdalammu kalau bonding kita sangat kuat. Namun sejak kejadian itu, aku yakin bonding antara aku dan kamu telah terbentuk, jadi aku bisa membaca memorimu tanpa butuh energi b
108.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 182 Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
Di Sudut Memori

Di Sudut Memori

Karena aku terbiasa untuk membaca buku sambil berbaring atau duduk di tempat tidur. Dulu aku sering membaca ulang beberapa buku pelajaran di waktu SMA. Bahkan, kalau ada waktu aku akan membaca novel-novel romansa kesukaanku. Padahal minggu ini aku berniat untuk ke toko buku bersama Kak Panggih. Kurasa karena permasalahan tadi, semuanya harus ditunda dulu.
104.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 114 Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
Terjerat Obsesi Bos Baruku

Terjerat Obsesi Bos Baruku

akukan. Karena setiap kali aku mencoba untuk mengubur kenangan kita bersama di bagian terdalam pikiranku, suaramu, dan rasa dari bibirmu masih terpatri di dalam memoriku. Dan hal berikutnya yang aku tahu aku membuka laptopku dan menuliskan betapa aku merindukanmu dan berharap kau ada disini bersamaku. Apa kau ingat mengapa aku tidak mau kau melihat atau membaca draftnya saat itu? karena novel ini tentangmu … tentang kau dan aku. Ini cerita kita, Yaya.” Setelah itu aku, tanpa kuminta ia mulai membaca novel yang dituliskannya secara rinci. Lambat laut suaranya kembali menghiasi duniaku yang tidak berwarna ini dengan kata-kata deskriptif dan kata sifat yang dipenuhi dengan gairah dan juga cinta
4.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 90 Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Ia merasa, jika ia membaca satu halaman buku penuh saat ini, ia mampu menghafalnya secara instan hanya dalam sekali membaca. Sembari berjalan di belakang Dokter Kenzi, Adit mulai menggunakan kemampuan baru ini untuk memetakan jalur pelarian. Setiap belokan koridor, jumlah langkah, posisi ventilasi udara, dan pintu darurat langsung terekam sempurna dalam memori di kepalanya.
10595.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 18.4K Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
Dimanja Suami Pembawa Sial

Dimanja Suami Pembawa Sial

"Siapa yang bilang dia sudah nggak baca novel?" Tiffany tertegun. Saat itu, dia baru ingat bahwa beberapa waktu lalu, saat sif malam dan merasa bosan, dia sempat mencari novel untuk dibaca. Supaya lebih mudah diakses lain kali, dia lantas menyimpannya di markah buku desktop. Sekarang wajahnya memerah. Dia buru-buru berlari, merebut tetikus, lalu menghapus ikonnya dari layar.
9.7339.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 11.6K Beses bilang baca novel memorize
Ipakita ang mga Review (49)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Iin Hidayati
Aku gk perduli kapan tamatnya karena ceritanya menarik dan jg kelihatannya masih lama ni berjalan nya. CUMAAA.... Please update nya banyakan jangan cuma 4 bab, baru aja baca udah habis. Hadech... Nafsu membacaku belum terpuaskan. Tolong dong author.
Basahin ang Lahat ng Review
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

"Tapi malam ini aku melihatnya lebih seperti... huruf M." "M?" Arissa menengadah, menatap Nathaniel dengan bingung. "M untuk memori," kata Nathaniel lembut. "Untuk semua memori yang telah kita buat bersama di tempat ini. Untuk memori pertama kali kita bertemu di perpustakaan, ketika kau menumpahkan kopi ke buku yang sedang kubaca."
4.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 167 Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
Frekuensi Terlarang

Frekuensi Terlarang

Hanya ada rak-rak yang terbuat dari cahaya perak yang membentang ke segala arah, menyimpan jutaan buku yang tidak berisi tulisan, melainkan getaran murni. Setiap buku adalah sebuah memori. Dan setiap memori adalah sebuah benang. Aku menyentuh salah satu buku yang melayang melewatiku. Seketika, aku merasakan dinginnya air hujan di Distrik 9. Aku mendengar suara langkah kaki Lilia yang tergesa-gesa dan aroma kopi pahit yang selalu ia bawa. Aku tersenyum, meskipun aku tidak yakin apakah aku masih memiliki bibir untuk melakukannya.
437 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 13 Beses bilang baca novel memorize
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status