Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan sang Kesatria Iblis Tanpa Tanding

Pembalasan sang Kesatria Iblis Tanpa Tanding

Dia mengenakan anting-anting berbandul hijau. Bibirnya berwarna hijau cerah, bahkan kuku-kuku baik tangan maupun kaki Huanzu juga berwarna hijau. “Hai, adik kecil, bagaimana. Apakah kamu suka melihatku?” ucap Huanzu. Dia berpose dengan menekuk sebelah lutut, sementara berkacak pinggang. Sebagai laki-laki sejati, sudah barang tentu tubuh Gao Tian bereaksi melihat pemandangan indah yang ada di hadapannya.
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
Jodoh Wasiat Istri

Jodoh Wasiat Istri

56 *Grup Proyek Asia* Benigno : @Haikal, masih di Thailand? Aku chat dari sore, tetap centang satu abu-abu. Kapankah menjadi biru? Baskara : Aku lebih suka putih. Kayak hatiku. Suci dan bersih. Uhuk! Ivan : Favoritku, hitam. David : Aku suka hijau. Yasuo : Aku suka semua warna, tapi nggak mau pakai baju pinky.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

CINCIN "Bukan seperti itu, Sayang. Kamu harus memulainya dari bagian yang paling bawah. Pakai saja warna yang paling tua. Misalkan untuk rumput-rumput, kamu pakai warna hijau yang paling tua ini," ucap Arini mengambilkan oil pastel yang dulu sempat dihadiahkan Rafa untuk adiknya sebelum berpulang.
998.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
World Adventure: Rebirth of the Legendary Herbalist

World Adventure: Rebirth of the Legendary Herbalist

Blue Ocean Pria tua itu memperhatikan dengan serius apa yang sedang dilakukan oleh Dhika saat ini. Dia memperhatikan kedua mata Dhika yang sedang bercahaya. Dia tahu apa yang sedang Dhika lakukan saat ini sama seperti apa yang bisa dilakukan oleh Valia ratusan tahun yang lalu. Sinar berwarna hijau toska yang ada di mata Dhika mulai menghilang. Setelah itu terjadi Dhika terlihat seperti sedang memperbaiki pandangan matanya.
9.920.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 544 kali sebagai background hijau tua
Tampilkan Ulasan (63)
Baca
+Pustaka
Psychopath Tender
Gila, gila, ini mantap banget 😍 Dikemas dengan apik, gaya bahasanya gak sulit dan mudah dimengerti. Kebayang bumi tamat karena serangan makhluk jahat 😭rasa kek kiamat huhu. Ada scifi juga, mantul emang 🤩
Blue Leviatan
Bentar lagi yah Kak kemarin saya demam parah setelah sibuk kerjakan seluruh laporan akhir tahun, setelah sembuh dari sakit saya akan segera lanjutkan lagi bab berikutnya, terima kasih untuk yang masih bersabar untuk menunggu lanjutan cerita dari buku ini T.T
Baca Semua Ulasan
Dijodohkan dengan Bos Super Galak

Dijodohkan dengan Bos Super Galak

seru Ghea antusias. Sinar memandang Ghea keheranan, “ Sayang… itu warna hijau, teh… itu yang warna biru… gunung.” Kata Ghea menujuk ke luar jendela. “ Wow… cantiknya bunga bougenville , warnanya ungu, merah dan putih.” Seru Ghea. Sinar berusaha membuka matanya. “ Buka matanya sayang… cantik sekali pemandangan di luar , cantik seperti anak mama…” bisik Ghea.
15.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598 kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
Tergoda Suami Sewaan

Tergoda Suami Sewaan

Hasbi : Memangnya mereka warnanya apa, @Syuja? Syuja : Putih dan merah. Gumelar : Kuning dan hitam. Sony : Hijau dan oren. Novan : Biru dan ungu. Rifki : Cokelat dan krem. Robert : Abu-abu dan putih. Budiono : Merah muda dan sage. Eros : Biru muda dan jingga. Deswin : Kuning kunyit dan hitam kluwek. Sanjaya : Apaan itu kluwek?
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

"Kumohon ... Apapun itu lebih baik Jangan Nona." Dengan perbedaan postur tubuh antar keduanya, Ia bisa melihat Dengan jelas dahi dari teman wanitanya Yg tampak berkerut didepan wajahnya Saat ini. Wanita berposture tinggi berkulit putih Dengan separuh wajahnya Yg tertutup poni, berwarna Hijau tua bagai warna daun. "Benar nona. Lebih baik Kita lanjutkan perjalanan Kita ..." Saut teman Prianya yg sedari tadi berjalan melindunginya dari depan. Kini ia sudah berdiri tepat disebalahnya.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
WANITA YANG KAU HINAKAN

WANITA YANG KAU HINAKAN

tanya Mbak Susi penasaran. “Tahulah, Sus. Lihat saja itu background rumah Ita geribik sama papan kalau dia masih di rumah mertuanya kan, bagus temboknya warna hijau,” jawab Mbak Nur sambil tergelak disambut Mbak Susi dan Mbak Ning yang juga ikut tertawa. Entah mengapa aku tersentil dengan ucapan Mbak Nur. Kulihat senyum ibu juga langsung pudar.
7.369.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

sahut Dehea. “Ohh…begitu, berarti kita ada di kampung mereka?” Dehea langsung mengangguk membenarkan ucapan Japra. “Tuan Japra, baguslah kamu sudah sadar, tapi racun dari pukulan 3 Pendekar Hewan masih nge-don di tubuhmu, sebaiknya kamu makan buah ini. Kami sebut buah hijau, ini berguna usir segala racun yang ada di tubuhmu!”
9.646.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
Terjerat Hati Teman Kecil

Terjerat Hati Teman Kecil

Di mana rumah bercat hijau tosca itu berada. Tak lama penghuni rumah itu keluar. Dengan kaos putih tulang dan celana pendek, gadis itu sedang menyiram tanaman di depan rumahnya. Seperti sebuah kebetulan, gadis yang ia lihat di ponselnya membagikan fotonya dengan sang kekasih. Kini ada di depan sana. Bastian beralih turun ke lantai satu ia menuju jendela yang ada di dekat pintu.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai background hijau tua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status