Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia Bunga Kampus

Rahasia Bunga Kampus

Aku berdiri di depan cermin, berulang kali merapikan gaun panjang v-neck merahku. Wanita di cermin itu riasannya cantik, bibirnya berwarna merah, tulang selangkanya sedikit terlihat. Ketika aku sampai di gerbang kampus, Dokter Samuel sudah menunggu cukup lama. “Marina, kamu cantik sekali hari ini.” Dokter Samuel bersandar di samping Audi hitamnya, setelan jas dan dasinya membuat jantungku berdebar kencang.
63.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
Menikah karena Orang Ketiga

Menikah karena Orang Ketiga

Kali ini Zee mengelus pipi Alvendra dengan penuh kehangatan. Bunga-bunga indah bermekaran di taman 'wangi asri'. Sesuai dengan namanya, taman ini memiliki keunikan tersendiri. Pertama kali melangkahkan kaki dan memasuki pintu utama, pengunjung pasti disihir oleh pemandangan yang sangat indah. Bagaimana tidak? Berbagai jenis bunga anggrek menghiasi gapura pintu masuk. Bila melangkah lebih dalam lagi akan menemukan pemandangan yang berbeda, kita akan disihir seakan berada di Jepang.
9.93.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
Pesona Bos Tampan

Pesona Bos Tampan

Diambilnya sang putra dari gendongan sang suami. "Enggak mau. Abang mau sama ayah." Anak itu semakin kuat meronta. "Jangan gitu. Nanti ayah pulang kita jalan-jalan lagi," bujuknya. Mata si mungil itu berbinar. "Janji?" "Janji! Yuk, masuk kamar. Bunda ceritakan Ironman. Besok kita ke taman ya liat bunga-bunga terus main plosotan." Tanpa memperdulikan Ardi, dia berjalan masuk ke kamar.
9.311.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
Sampai Maut Memisahkan Cinta

Sampai Maut Memisahkan Cinta

Jauh dari kata mewah dan megah. Hanya rumah kecil yang jauh dari kehidupan perkotaan. Di depan rumah ada taman kecil yang dipenuhi bunga mawar. Seperti namanya, Bunga menyukai mawar merah. Ia rawat bunga-bunga itu dengan baik meskipun jemarinya sering tertusuk oleh duri. Tapi disinilah tempat mereka menepi. Menjadi tempat pulang yang menenangkan setelah lepas dari pekerjaan dunia yang begitu berat.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

“Aku membeli mansion ini tidak hanya karena ukurannya yang luas atau fasilitasnya yang canggih – tapi karena aku tahu tempat yang tenang dengan pemandangan asri seperti ini akan baik untuk kesehatan kamu dan anak kita yang ada dalam kandungan.” Sementara itu, di luar halaman belakang, pekerja taman sedang menyelesaikan penyusunan taman bunga yang akan menjadi area khusus untuk Arra. Mereka menanam berbagai jenis bunga yang indah dan berwarna-warni – mulai dari mawar, tulip, hingga lili yang akan memberikan keindahan tambahan bagi rumah dan juga bisa menjadi sumber inspirasi bagi Arra dalam karyanya.
797 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius

Diabaikan Keluarga, Diratukan CEO Misterius

Rumput hijau terpangkas pendek dan rata, berpadu dengan jalan batu kecil-kecil yang membelah taman. Pemandangan itu terhubung langsung dengan banyak bangku kayu di bawah naungan deret pohon ketapang yang rindang. Beberapa bunga kertas dan mawar cantik tumbuh subur dan berbaris rapi di tepi pagar rendah, memberikan warna indah di antara hijaunya taman. Aisha menyipitkan mata saat memandang langit yang terang. Gadis itu teringat dengan pembicaraan saat usai sarapan antara sang ayah dengan Cakrawala.
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Persiapan sudah matang, Bu Rita memesankan tempat dinner yang bagus, yaitu bertema garden dinner. Bening tidak kelihatan antusias ketika Kalingga membawanya ke sana. Wanita itu baru tampak terpana ketika sudah sampai di tempatnya. Sebuah taman bunga yang indah. Ukurannya tidak terlalu besar. Ada jajaran pohon palem hias, bunga-bunga bermekaran, dan juga lampu warna-warni yang berkelap-kelip. Di tengah taman itu, ada sebuah meja dengan dua kursi, makanan sudah tersedia di sana termasuk juga lilin hias yang mempesona. Bening mengernyit melihat taman yang dihias sedemikian rupa itu. “Teman kamu ulang tahun atau gimana?” tanyanya. “Tapi kok masih sepi ya?”
9.8135.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
Hati yang Terikat Takdir

Hati yang Terikat Takdir

Baginya, ini adalah hari yang penuh rasa bangga sekaligus haru. Dengan langkah pasti, mereka berjalan menuju taman kecil di belakang rumah, di mana Rendra dan para tamu telah menunggu. Taman itu dihiasi dengan bunga-bunga yang ditata sederhana namun elegan, memberi kesan hangat dan intim.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
Tertawan Pesona Bos Duda

Tertawan Pesona Bos Duda

Lalu, gadis itu merasa sedikit mulas. Di ujung lobi, Bram berbelok ke kanan. Mereka melewati taman dengan air mancur di tengah dan dendrobium aneka warna di beberapa sisi taman. Zinia merah dan mawar putih dan kuning tumbuh di sekeliling kolam kecil. Tubuh mereka bergoyang pelan dipeluk angin. Taman itu menghadap restoran La Luna. Ayunan kaki Bram terhenti di depan ruangan di belakang restoran. Ia mendorong pintu. Wangi daging panggang dan aneka bumbu menyambut kedatangan mereka.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai background taman bunga
Baca
+Pustaka
Satu Tahun Jadi Istrimu

Satu Tahun Jadi Istrimu

Ia seolah berkata tanpa suara. ‘Tenang saja, kau aman bersamaku.’ *** Beberapa hari kemudian, Karan mengajak Tavira ke taman bunga yang baru dibuka di pinggiran kota. Pagi itu langit cerah, awan putih tipis menggantung seolah melengkapi lukisan alam. Hamparan bunga berwarna-warni menyambut di depan mata, mulai dari mawar, tulip, hingga lavender yang harum.
1035.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai background taman bunga
Tampilkan Ulasan (8)
Baca
+Pustaka
Liani April
Halo teman2, Harusnya cerita ini tamat hari ini, tapi editorku meminta bukunya diperpanjang sampai Desember. Jadi, kuharap kalian masih mau menemani kisah Tavira dan Darian sampai tamat nanti. Siap2 kisahnya akan makin intens dan baper, so kutunggu komentarmu. Terima kasih banyak sudah membaca~
Aurora Aurora
MALLLLEEESSS kalo CEO NYA DOYAN CELUP SANA SINI MURAHAN SAMA SI JALANG DELANEY...!!! PERCUMA JD CEO GA BISA LINDUNGIN ISTRINYA...!!! HARUSNYA SI JALANG DELANEY DIHUKUM, BAWA MASUKIN PENJARA KE KANTOR POLISI...!!! PARAH BANGET KARAKTER UTAMA LAKI2 NYA DARIAN,, CEO GA BISA NGAPA²IN...!!!
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status