Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bad Guy : Aku ingin menjadi baik untukmu

Bad Guy : Aku ingin menjadi baik untukmu

Namun, kebiasaan Hyunwoo yang selalu bermain dari jalan ke jalan dan mengganggu murid dari sekolah lain yang ia jumpai adalah titik awal dari pertemuan kami. Aku sangat ingat jelas dirinya saat pertama kali bertemu, tubuhnya yang tegap dan berotot dengan barang-barang branded yang menempel di tubuhnya sedang menghisap rokok di sebuah gang sempit pinggir kota yang merupakan area yang selalu aku lewati tiap kali pulang sekolah. Kulitnya terlihat mulus, tidak terdapat luka sedikitpun di wajah maupun tangannya, membuatku yakin bahwa ia bukanlah anggota gangster ataupun preman, dia hanya anak usil yang banyak gaya, matanya yang sipit menatap tajam Deok Kwon yang merupakan teman satu kelas ku, si
2.4K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as bagus takwin
Read
+Library
Imam Tak Sempurna

Imam Tak Sempurna

ucap penata rias itu menenangkan. “Aamiin, makasih ya, Mbak. Mungkkin ini memang takdirku. Allah lebih tahu yang terbaik buat hamba-Nya, kenapa aku harus sedih?” ucapnya sambil tersenyum. Meski setetes bulir bening jatuh membasahi pipinya, senyum di bibirnya tetap terlihat nyata. Seketika ia merasa damai. Sebuah ketukan mengalihkan pembicaraan mereka. Seseorang melongok dari balik pintu dan meminta Zahra untuk ke ruang tamu karena ijab qabul telah dilaksanakan.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as bagus takwin
Read
+Library
Gadis Tawanan Presdir

Gadis Tawanan Presdir

Ketika pintu terbuka Tasya melihat sosok Bagas di sana, bersama seorang pelayan, mereka datang untuk mengantarkan barang-barang milik Tasya, yg baru saja diambil dari kontrakan. "Nona, ini barang-barang milik Anda," ujar Bagas sembari menyerahkan barang-barang milik Tasya. "Terimakasih," tutur Tasya. Bagas hanya menganggukkan kepala, lalu pergi meninggalkan Tasya. Pria itu selalu terlihat dingin dan kaku, tapi setidaknya dia tidak kejam seperti Ferdhi. Tasya menutup pintu kamarnya. Dia menyusun pakaiaan termasuk buku kuliahnya di sudut kamar. Di atas lantai, bukan di dalam lemari.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as bagus takwin
Read
+Library
Tawanan Hati Sang Penguasa

Tawanan Hati Sang Penguasa

Namun, hanya beberapa saat setelah layar menyala, berita yang muncul membuat tubuhnya membeku. Sosok seorang pria tinggi, berjas rapi, dengan wajah tegas namun dingin memenuhi layar televisi. Narasi di bawahnya semakin memperjelas siapa dia: "Alarcón kembali menempati posisi bisnis tersukses nomor satu di dunia. Pemilik perusahaan Alarcón, Victor Alarcón, juga dikenal sebagai investor menjanjikan yang menjadi incaran banyak startup besar." Isabella terpaku. Tangannya yang memegang handuk perlahan melemah, membiarkannya jatuh ke lantai. Ia nyaris tidak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.
682 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as bagus takwin
Read
+Library
Tawanan Bilik Panas Tuan Penguasa

Tawanan Bilik Panas Tuan Penguasa

Kilau yang lahir dari sesuatu yang ia tidak ingin akui. Ruang makan utama tampak megah pagi itu. Lampu gantung raksasa memantulkan cahaya ke meja panjang yang penuh dengan hidangan mewah. Adrien duduk di ujung, tegap dan anggun dalam kemeja hitam yang menajamkan garis rahangnya. Tatapannya terangkat begitu Araya masuk. “Kau terlambat,” katanya datar.
10853 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as bagus takwin
Read
+Library
Tawanan Mafia Perkasa

Tawanan Mafia Perkasa

tanya Eriko "Tentu saja, tapi bapak jangan lupa bagian saya harus ditransfer per tanggal hari ini di setiap bulannya." ucap Laksamana Abdullah dengan tersenyum penuh makna. Sontak raut wajah Eriko berubah datar, ia tidak menyangka jika Laksamana adalah orang yang tamak. "Rosario, Mario, kalian tahu apa yang harus kalian lakukan?" Eriko berlalu tanpa merespon permintaan Laksamana Abdullah.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as bagus takwin
Read
+Library
Gadis Tawanan Tuan Mafia

Gadis Tawanan Tuan Mafia

Ada seorang pria berjas hitam anti air dan memakai masker juga sarung tangan hitam. Pembunuh bayaran terbaik yang dibayar Viktor, dengan harga 5 miliar. Dia merangkak dengan sangat pelan dan mematikan, ia membawa sensor gerak dengan alat kecil. Klik! Jaxon mendapat notif di jam tangannya, sebuah kode jika salah satu sensor B3 mati selama 3 detik. "Siaga," kata Jaxon lewat HT. "Cek B3, belakang, sekarang!”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as bagus takwin
Read
+Library
Sisa Takdir

Sisa Takdir

“Kita harus bertindak cepat.” Ia berdiri, lalu berjalan ke arah pintu belakang, membuka lemari rahasia yang tersembunyi di balik tembok. Dari sana, ia menarik peta dan beberapa dokumen daftar nama-nama bangsawan yang telah berhasil ia hasut dan suap selama bertahun-tahun terakhir. “Kita masih punya pendukung. Beberapa keluarga bangsawan di utara, beberapa komandan bayangan di selatan. Mereka tidak akan mengkhianatiku, karena mereka tahu... jika aku jatuh, mereka ikut hancur.”
102.9K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as bagus takwin
Read
+Library
Tawanan Cinta Tuan Abizar

Tawanan Cinta Tuan Abizar

Gajinya perbulan, melebihi gaji PNS guru. Seminggu di rumah Abizar, Mawar nyaris tidak pernah berbicara lagi dengan tuannya. Lelaki itu sangat sibuk, dingin dan pendiam. Di dalam rumah, dihabiskannya waktu untuk bekerja, ibadah dan tidur. Makan hanya sekali sehari atau bahkan sekali dua hari, tuannya terlihat kurang nutrisi dan pucat. Saat makan malam, setelah dua hari Abizar tidak makan, Mawar dengan nada takut bertanya, berusaha mendekatkan diri dengan tuannya. "Bagaimana, Tuan? Apakah masakan saya enak?"
1013.1K viewsOngoingAdded to Library 458 Times as bagus takwin
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status