Gairah Cinta Sopir Pribadi
Nora menggeleng, ia tidak mau meminum obat, pantang baginya meminum obat.
"Minumlah, aku ingin kau sehat, dan kembali seperti semula!"
Nora tertawa kecil, entah ia begitu senang mendengar nada khawatir pada ucapan Bagus, suaminya.
"Mengapa tertawa! Aku serius!" ucap Bagus kesal.
"Aku tidak mau, karena aku membenci obat! Buang saja!"
Bagus mengehala napasnya, istrinya itu memang keras kepala. Dalam keadaan tumbang pun, wanita itu tetap tidak ingin dibantu oleh Bagus.