Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
THE HUMAN BEAST

THE HUMAN BEAST

Masyarakat Anti-Pencemaran Nama Baik Naga harus mendengar tentang ini. Di bagian bawah, ketika saya menyentuhnya, itu mendesis menembus saya, seperti saya memasukkan tangan saya ke dalam mesin cappuccino. Saya tahu itu pasti semacam bangsal - jimat nonwarding agak lebih lengket - tetapi bangsal hidup tidak boleh berada di bawah sekotak sampah murahan di obralan garasi. Mungkin itu jatuh dari salah satu kotak serpihan. Aku ragu-ragu, lalu mengambilnya untuk melihat lebih jelas. Dengan hati-hati. Itu sekarang menarik perhatianku, jadi mungkin aku tidak perlu mengacak-acak lenganku seperti telur lagi.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as bahan gabut
Read
+Library
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

ujar Lestari sambil mengerucutkan bibir mungilnya. Awalnya, setelah kelima bahan tersebut dihaluskan menjadi bubuk, dia juga mengira Wira akan membuat sesuatu! Namun, ternyata Wira malah hanya bermain lumpur di sini sepanjang hari. Menghabiskan 50.000 gabak uang untuk bermain lumpur, sepupunya ini lebih boros daripada sebelumnya. Wira menjelaskan, "Aku membuat tungku kecil untuk memurnikan besi cair!"
96.2M viewsCompletedAdded to Library 166.1K Times as bahan gabut
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Dillah_whj
izin promosi ya kk ... ayo kk/mas jangan lupa mampir kecerita saya judulnya: Diary Dira kisah tentang seorang pramugari yang berusaha sembuh dari luka akibat penghianatan kekasihnya yang ternyata sudah melangsungkan pertunangan dengan wanita lain. Ada juga pak tentara tampan yang akan nyembuhin
Read All Reviews
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

Ada yang kosong melompong, ada yang membawa entah hasil produksi, entah bahan baku. Ada juga yang membawa drum-drum misterius yang mengeluarkan bau tak sedap. Mungkin saja itu adalah salah satu cairan kimia pencampur warna jeans atau bahkan limbah-limbah mereka yang akan dibawa pergi. Ceceran cairannya keluar sesekali, membuat Matari menutup hidungnya. Baginya, sangat luar biasa orang-orang bisa bertahan tinggal di daerah ini. Pagar rumah Rambo yang tampak bopeng di sana-sini terlihat semakin jelas. Matari rasanya ingin memutar Haluan dan pulang saja. Namun, paperbag berisi kadonya untuk Arai menahan niatnya sendiri.
12.7K viewsCompletedAdded to Library 329 Times as bahan gabut
Read
+Library
SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

SATU KESALAHAN MEMBAWAKU KE RUMAH CEO GALAK

Mata Sabrina menyapu sekeliling, dan sebagai lulusan kimia yang otaknya selalu bekerja secara molekuler, ia melihat peluang di tengah tumpukan karung tua. "Tuan, di samping kaki Anda ada botol plastik bekas minyak pelumas?" bisik Sabrina cepat. "Ya, kenapa?" "Ambil. Dan itu... di pojok sana ada karung bocor berisi serbuk belerang dan urea bekas pupuk. Geser sedikit, biar saya bisa menjangkaunya!"
1037.2K viewsCompletedAdded to Library 967 Times as bahan gabut
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Otak pemulung Citra menyala. "Nggak usah transfer, Pak. Biaya admin mahal." "Lalu?" "Kemeja itu. Yang kena darah. Pasti mau dibuang kan?" Elang mengernyit jijik. "Tentu saja. Itu sudah terkontaminasi. Tidak higienis." "Buat saya aja," sambar Citra cepat. "Bahannya sutra asli kan? Bagus banget buat lap kaca jendela biar nggak baret. Sayang kalau dibuang."
1.0K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as bahan gabut
Read
+Library
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

Ia melipat baju-bajunya. Walau sibuk mengemas, pikirannya terus melayang. Jika benar Galbanum bisa digunakan untuk mengaktifkan zat beracun, maka mereka sedang menghadapi masalah besar, lebih dari sekadar sabotase bisnis.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as bahan gabut
Read
+Library
AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

Suatu hari aku mendengar ibu tengah bergosip di warung sayur, hingga kemudian aku datang untuk membeli beberapa bumbu masak yang kurang, wanita itu berkata dengan lantangnya sambil bekacak pinggang. “Duh saya punya menantu kayak sampah!” ucap ibu kala itu. sontak saja semua orang di sana tercengang, tetapi bukannya meminta berhenti. Mereka malah semakin memancing ibu untuk bercerita banyak hal. “Loh kok bisa,Bu ? Eh, orang cantik gitu, dibilang sampah, bagaimana sih Bu!”
1049.8K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as bahan gabut
Read
+Library
MENYESAL SETELAH MENDUA

MENYESAL SETELAH MENDUA

Ya tentu saja, mama habis shoping," jawab Ratna tanpa mengalihkan pandangannya. Gibran menghembuskan napasnya. "Ma, kita sudah bangkrut. Jadi, Gibran mohon tolong buang kebiasaan, Mama yang seperti ini. Buang-buang duit untuk sesuatu yang tidak penting. Sontak Ratna bangkit. " Apa?! Kamu nggak lagi bercanda kan. Bagaimana mungkin bisa bangkrut, kamu pasti cuma ngeprank, mama kan."
1071.5K viewsOngoingAdded to Library 2.6K Times as bahan gabut
Read
+Library
AKIBAT PELIT PADA ANAK ISTRI

AKIBAT PELIT PADA ANAK ISTRI

Saya sangat bersyukur karena produk recehan saya ini bisa dipesan oleh selebgram terkenal| Grup yang sebelumnya lumayan ramai, mendadak hening seketika. Tak ada komentar lain setelah aku mengirimkan beberapa foto dan selipan kata di sana. Ternyata mereka pikir usahaku selama ini benar-benar recehan dari limbah pabrik saja. Padahal jelas Mas Hanan bilang ada aneka bahan kerajinan, hijab dan juga gamis di sana.
9.7335.0K viewsCompletedAdded to Library 12.7K Times as bahan gabut
Read
+Library
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

“Iya, Ton, aku tahu. Banyak yang datang juga kepadaku dalam tiga hari ini, sepertinya ada sesuatu yang terjadi yang menyebabkan hal ini menimpa kita semua.” “Iya, Mbah tolongin dong Mbah, kita sudah rugi ratusan juta akibat bahan baku yang tidak bisa dipakai untuk produksi.” Pak Toni tak henti-hentinya panik, mengingat usahanya yang dirintis dan tumbuh besar ini, secara tiba-tiba menjadi kacau balau akibat bahan baku yang datang selalu busuk dan bau. “Iya, Ton, iya, aku tahu akan hal itu,”
9.8683.6K viewsCompletedAdded to Library 23.9K Times as bahan gabut
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status