My Bad Wedding Day (Indonesia)
30 pagi?
Setelah membuka pintu depan, aku sangat tidak percaya saat melihat sosok yang kurindukan selama ini. “Mama,” ujarku penuh semangat lalu berjalan cepat dan memeluknya dengan erat. “Ma, Tita kangen banget sama Mama.”
Mama mengusap pundakku dengan kencang, sesekali diusapnya kepalaku. “Mama juga kangen kamu. Makanya Mama bela-belain ke sini, kita pulang ya, ke Jakarta.”
인기 회차