OBAT TIDUR UNTUK ISTRIKU
Pria itu kemudian membalas salamku.
"Sudah tidur ya? Maaf jadi ganggu," ucapnya kemudian.
"Nggak papa, ketiduran belum sholat juga tadi," jawabku kemudian bangun dari ranjang.
"Em, besok jam berapa berangkat?" tanya Mas Bima kemudian.
Pembicaraan seputar kepulangan besok berlanjut ke pembicaraan yang lain. Dari satu topik ke topik yang lainnya. Mataku yang semula meredup kembali sedikit terang.