Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Baku Hantam Dengan Mertua

Baku Hantam Dengan Mertua

Mereka biasa mengobrol dengan bahasa Jawa. "Nyoh duite." (Ini uangnya.) Ibu mengangsurkan tiga lembar uang warna merah. Kalau untuk beli bakso ini jelas uang itu kebanyakan. Karena biasanya satu porsi bakso harganya hanya sepuluh ribu. "Kok akeh temen Bu duite?" (Kok banyak amat By uangnya?) tanya tukang bakso seraya menerima lembaran uang yang diangsurkan Ibu.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

“Ya udah. Makasih, Bik.” Juju mengangguk lalu segera berpamitan pergi. Cita kembali ke tempat semula. Menunduk, dan menjambak rambutnya dengan kedua tangan. Berpikir, dan terus berpikir dalam kekacauan yang ada di kepala. Sampai akhirnya, Cita memutuskan untuk mengambil satu langkah maju.
9.839.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

Anwar : 🤣🤣 Boby : Woy! Apaan ini rame! Btw, selamat meninggalkan status bujang lapuk, Ri! Sorry gue nggak bisa datang. Anwar : Si Ari malah nyebut nama Priska pas jawab ijab, coba, By! Kampret pisan nggak, tuh? Boby : Wanjir! Tapi masih idup nggak tuh, orang? Kayanya udah dimutilasi, nggak komen.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

Bunga kembali bertanya kepada Reno. “Aku sudah bicara dengannya,” jawab Reno. “Baiklah, kalau begitu, Reno. Saya sudah siapkan tiket bulan madu untuk kalian, karena Bunga sedang hamil, maka saya putuskan kalian bulan madu ke Bali saja, tidak perlu ke luar negeri,” ucap Nathan. “Kak, sudah Bunga bilang, Kakak enggak usah melakukan itu semua, Bunga dan Mas Reno tidak ingin bulan madu ke mana-mana,” ujar Bunga dengan sedikit kesal.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

Isi kepala Sabda seperti melayang merayakan legenda itu menari di mulutnya. Sepotong biscuit diambil dan dimakannya. Coklat nan manis biscuit itu beradu dengan rasa kopi yang masih tersisa di mulutnya……..”Alhamdulillah, nikmat Tuhan manalagi yang kau dustakan,” bisik batin Sabda.
963 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
BATAL NIKAH

BATAL NIKAH

seru Bima. "Baiklah, Pak. Tadi saya juga telah mengatakan tentang target penyelesaian. Sekarang kita mau kemana?" tanya Joe. "Tentu saja pulang, tapi sebelumnya mampir ke WO biasa kita pakai agar menyiapkan pesta buat anniversary pernikahannya mama dan papa." ujar Bima. "Baiklah, Pak. Yaya, kamu mau pulang atau ikut kami ke WO?" tanya Joe.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

BRAK Begitu pintu mahoni tebal berkunci otomatis itu tertutup dengan bunyi klik yang solid, dunia di luar seakan runtuh dan tidak lagi berarti. Victor tidak membuang waktu satu detik pun. Ia menerjang Batari dengan kegilaan seorang predator yang kelaparan, seolah-olah wanita di hadapannya adalah mangsa paling suci sekaligus paling berdosa yang pernah diciptakan semesta.
10536 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
Seuntai Janji

Seuntai Janji

"Makanya aku ngedorong mereka supaya rujuk, Mas. Kasihan sama Kaivan dan Zio juga. Tumbuh kembang tanpa orang tua lengkap itu akan membuat mereka nggak bahagia." "Ehh, Kai mau ulang tahun, kan?" Dahayu membulatkan mata. "Aduh, aku lupa. Minggu depan, ya? Mesti ngasih kado mobil balap besar. Dia kemaren minta itu pas aku nelepon maminya." "Kamu mau ke Bali?"
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Nala mengerutkan kening Bagus tersenyum dan melambaikan tangan, memberi isyarat agar Nala turun. Tanpa pikir panjang, Nala menyambar tasnya dan turun dari bus untuk menghampiri Bagus. Pemuda itu tersenyum kepada Nala, membuat Nala merasa matahari seperti ada dua. "Kak Bagus?" "Ikut aku saja, La." Suara Bagus sangat jernih bagai gemericik air di telinga Nala. "Sudah jam segini, kalau kamu naik bus nanti terlambat lagi."
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai baki dou 2018
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status