Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

kata Remaja itu menyakinkan Embun. Tidak ingin membuat remaja itu menunggu terlalu lama, Embun pun menerima buket dan mengucapkan terima kasih. Setelahnya si remaja keluar dari toko. Embun memandangi buket itu dan menemukan sebuah kertas kecil berisi tulisan. Dia mengambil dan membacanya.
105.6K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as banner buket
Read
+Library
BIZARRE (Indonesia)

BIZARRE (Indonesia)

Tanya Felix antusias, di bayangan anak itu sebentar lagi akan ada dua makhluk bertanduk yang mengesankan di depannya. “Tidak Sonne, paman itu tidak seperti paman. dia seperti Felix” tidak seperti sebelumnya, Felix tidak banyak bereaksi setelah mengetahui bahwa teman pamannya yang akan datang tidak mempunyai tanduk ataupun sayap. “Tapi tenang saja, paman itu sangat menyenangkan. ia juga pandai mendongeng seperti pak Chris” Reyna hanya mendengarkan percakapan keduanya yang terdengar sangat aneh dan tidak lazim. “Selamat sore, silahkan masuk” Ujar Reyna hangat saat melihat seorang wanita paruh baya berdiri dan hendak masuk ke dalam toko.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as banner buket
Read
+Library
BENALU

BENALU

Akhirnya motor ini berhenti di toko baju. “Ada yang bisa saya bantu, Pak?” tanya penjaga toko itu ramah seraya tersenyum. Akupun membalasnya dengan senyuman. “Mau belikan baju untuk ibu hamil, Mbak, ada?” tanyaku. Penjaga toko itu terseyum lagi. “Ada Pak, daster untuk ibu hamil banyak pilihannya, ini Pak,” jawab Pelayan toko itu. Seraya menunjukkan bagian daster yang di gantung. Jujur saja aku bingung.
9.949.8K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as banner buket
Read
+Library
BET ON ME (INDONESIA)

BET ON ME (INDONESIA)

Italy 10.00 a.m Esme yang berlarian mengejar seekor kupu kupu biru yang mengipas kedua sayap indahnya kemana mana di halaman belakang rumah Esme. Esme yang sudah sedari pagi berlarian kemana mana sekitar halaman belakang rumahnya tiba tiba merasa haus dan juga merasa lelah. Sudah menjadi aktivitas Esme sejak ia mulai bisa berlari, Esme begitu menyukai bermain di taman belakang rumahnya tempat para bunga kesukaan ibunya tumbuh disana. Esme yang kerjaannya hanya berkeliling mencabut satu tangkai bunga dan menyusunnya menjadi satu bouqet untuk ia berikan ke ibunya ketika akan pulang. Esme kembali berlari menuju rumahnya yang cukup jauh mengetahui halaman belakang begitu luas.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 533 Times as banner buket
Show Reviews (37)
Read
+Library
Kez
Halo semuanya, sudah lama kisah cinta Esme dan Aaric selesai. Dan aku masih bersyukur dan senang banget sampai detik ini jumlah pembaca terus meningkat drastis. Terimakasih untuk dukungan kalian semua sampai sejauh ini untuk aku sebagai penulis baru di Goodnovel. Te amo ...️
Eva Vhee
omooo... ending yg sweet bangett gk nyangka benar2 beda dgn novel yg pernah ak baca, baca ini jadi ingat flm fifty shades of gray dan divergent ^o^ emang lebih suka dgn karakter wanita tangguh kaya Esme :*
Read All Reviews
BENALU

BENALU

ucap Izzah sembari memberikan kantung plastik besar itu pada Bu Citra. Mendengar hal itu tentu saja raut wajah Bu Citra langsung menjadi masam seketika. Tetapi tetap saja dia menerima bungkusan plastik itu dengan kasar. " Memangnya apa ini?!" tanya Bu Citra dengan nada yang sewot. "Mukena, sajadah dan keberadaanku gamis untuk ganti ibu nanti selama berada di penjara," jawab Izzah sambil tersenyum.
30.9K viewsCompletedAdded to Library 957 Times as banner buket
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

Kopi yang biasa kakek suguhkan bila Sabda bertandang ke rumah kakek di Banyuwangi. Ingatan Sabda pun terseret pada kakeknya yang petani kopi sejati. Kakeknya yang juga memelihara sejumlah Musang/Luwak yang dikandangkan di kebun belakang rumah itu selalu bangga dengan kopi yang kata beliau buah karya nenek moyang orang Jawa yang luar biasa dan tidak ada tandingnya. Meski kini konon ada yang mencoba mengganti keberadaan Luwak dengan Gajah yang jauh lebih besar.
992 viewsOn holdAdded to Library 22 Times as banner buket
Read
+Library
Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Mendadak Jadi Ibu Susu Anak Atasanku

Matanya memilih dengan saksama sebelum akhirnya berhenti pada buket sederhana berisi mawar putih dan baby's breath yang dibungkus pita satin lembut. “Yang ini saja,” katanya pelan. Wanita paruh baya itu mengangguk, lalu membungkus ulang buket tersebut dengan rapi dan menyerahkannya setelah Nate selesai membayar. Dengan satu tangan menggenggam kotak kue stroberi dan tangan lainnya memegang buket bunga, Nate keluar dari toko dan masuk ke dalam mobil. Ia meletakkan kedua benda itu hati-hati di kursi penumpang, lalu duduk di belakang kemudi.
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as banner buket
Read
+Library
Mantan Istri CEO Tertindas itu Ternyata Pewaris Kaya!

Mantan Istri CEO Tertindas itu Ternyata Pewaris Kaya!

“Oke, kalau begitu hubungkan aku dengan ruang siaran langsung kamu.” Tanpa banyak kata, si streamer langsung pergi dengan mobilnya. Dia tiba di sebuah pusat perbelanjaan barang mewah terbesar. Kemudian, dia memulai siaran langsung dan mengatur hanya “Bayi Kaya” yang bisa mengirimkan komentar. Semua orang menonton dengan heran. “Say, tas model baru dari counter Burberry sudah ada, loh. Sudah pasti tangan pertama. Harganya agak mahal. Mau, nggak?”
9.729.1K viewsCompletedAdded to Library 990 Times as banner buket
Read
+Library
MEMORY

MEMORY

Tring! Suara lonceng pintu toko membuat pandangan Violet mengarah ke arah pintu. Pria tinggi dengan setelan baju casual senada dengan warna pakaian Violet. Berjalan menuju tempat dimana Violet berada. Ya owner toko sedang keluar sebentar, jadi hanya Violet yang ada di toko saat ini. "Mau pesan apa?" Tanya Violet dengan senyuman ramahnya. "Saya mau pesan bucket bunga, oh iya bunganya yang khusus untuk menunjukkan arti pertemanan."
9.93.1K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as banner buket
Read
+Library
Buruk Rupa

Buruk Rupa

Lalu, Natasha pun melepaskan pelukannya dan membuka'kan kunci rumahnya, agar mereka bisa langsung masuk kedalamnya. Saat sudah didalam rumah. Allen bertanya perihal dua plastik besar yang ditenteng oleh Natasha dengan bersusah payah. "Nat?" panggilnya. "Hmm? Ada apa Len?" tanya Natasha sembari menatap Allen. "Itu?" ucap Allen sembari menunjuk dengan ekor matanya. Mengerti akan yang dimaksud dari ekor mata Allen. Natasha pun memberitaunya kepada Allen. "Ohh... ini? Ini tuh barang belanjaanku tadi. Kan, aku bekerja separuh waktu di Minimarket. Jadinya aku sekalian deh belanja aja." jelasnya.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as banner buket
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status