Bapak Kos Kesayangan
ucap si bos botak dengan suara dibuat-buat lembut.
"Nggak usah, Pak! Tari bisa sendiri kok, tolong buka pintunya, Pak, Tari mau kembali ke depan," tolak Tari mencoba tegar sambil terus memundurkan kursinya.
Bukannya menjauh, bos botak yang sudah dikuasai nafsu bejat itu justru nekat membungkukkan tubuhnya yang bau keringat asam.
Grep!
Satu tangan kasarnya yang gempal mendadak menjulur, mencoba memegang dan mengelus paha mulus Tari yang terbalut rok seragam minimarket.
Hot Chapters