Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Membara Sang Dewa Perang

Dendam Membara Sang Dewa Perang

Tapi mata robotiknya sudah merekam semua wajah dan suara, menganalisis tingkat ancaman masing-masing. "Aku bicara denganmu, Bodoh!" Boris mendekat dengan langkah menghentak lantai seperti gajah yang marah. Napasnya bau alkohol illegal yang sering diminum sembunyi-sembunyi di sel, bercampur bau mulut.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as bapak bot
Read
+Library
Agent Bayangan

Agent Bayangan

Wanita setengah baya itu berlutut menghadap ke pria botak bertubuh kekar di depannya sambil menangis. Pria botak itu menggenakan jaket kulit warna hitam sama seperti dua pria yang lagi memegang gadis cantik di belakang mereka. Tampaknya, dia adalah pemimpinnya. “Haha! Sudah kali kedua aku datang ke sini dan kalian masih saja tidak punya uang untuk membayar biaya bulanan. Kau pikir kali ini aku akan mengampunimu, hah?” Pria botak itu menyeringai. Jean Gibs.
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as bapak bot
Read
+Library
BOSKU MANTAN SUAMIKU

BOSKU MANTAN SUAMIKU

" Papa bertanya lagi dan masih bernada dingin. Aku menyengir malas. "Pa, ingat! Aku ini sudah bukan anak kecil lagi." "Papa tanya dari mana kamu seharian?!" Lelaki itu membentak keras. Mata telanjang tanpa bingkai itu menghujamku. Aku menghela napas panjang. Lelaki ini tetap menganggap aku robot yang harus tunduk pada kendalinya. "Ada apa sih kok ribut-ribut."
9.9195.7K viewsCompletedAdded to Library 5.7K Times as bapak bot
Read
+Library
LELAKI YANG KUPANGGIL BAPAK

LELAKI YANG KUPANGGIL BAPAK

“Vi, buatkan Bapak kopi! Kopi buatan Mita terlalu manis. Ke mana lagi tuh orang? Habis bikin kopi langsung kabur.“ Bapak beranjak ke teras sambil membawa ponsel. Aku segera ke dapur, membuat kopi kesukaan Bapak. Dua sendok kecil kopi hitam ditambah satu sendok gula untuk satu cangkir. Aku membawanya ke teras. Bapak tampak sedang asik memainkan ponsel sambil tertawa sendiri. “Tunggu, Vi! Duduk dulu sebentar,“ ucap Bapak saat aku beranjak meninggalkannya. Tak ingin ribut, aku duduk di kursi berseberangan dengan Bapak. “Si Arka, kenapa nggak ke sini lagi?“ tanya Bapak.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as bapak bot
Read
+Library
Cinta Satu Malam

Cinta Satu Malam

Kirana membungkuk mengucapkan terima kasih kepada Dokter Jay. Dokter Jay mengangguk dan melambaikan tangan ke Kirana dan Sabian bahkan dia sendiri mengantarkan sampai garasi mobil, dia juga mendoakan agar sahabatnya itu selamat sampai rumah. "Paman Jay terima kasih robotnya ya buat Bima, aku doakan paman segera mendapatkan istri yang baik seperti mamaku," ucap Bima yang senang mendapatkan robot mainan. "Sama-sama keponakan paman, sekolah yang rajin ya jadi kebanggaan mama dan ayah," Jay melambaikan tangan ke mobil yang sudah mulai berjalan itu.
9.7489.3K viewsCompletedAdded to Library 19.1K Times as bapak bot
Read
+Library
Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Bangkitnya Tuan Muda Kaya Raya

Ia masih berpikir bahwa rapat dadakan ini dipakai untuk membersihkan nama putranya. “Silakan, Pak Themis.” Komisaris Utama ElectroLouvz, membuka rapat dengan penuh wibawa. Themis berdiri kaku. “Ro–robot ini diciptakan untuk mempermudah pekerjaan para ibu rumah tangga. Mereka memiliki banyak modul yang bi–bisa diatur penggunaannya dengan menggunakan komando.” “Aku sudah mencobanya. Tidak seperti itu.” Tamu pembeli berkomentar pedas.
1019.9K viewsCompletedAdded to Library 736 Times as bapak bot
Read
+Library
Diceraikan Karena Mandul, Anak Jeniusku Bikin CEO Berlutut

Diceraikan Karena Mandul, Anak Jeniusku Bikin CEO Berlutut

"Iya, Pak. Antar anak." "Oh, sopirnya ya? Anaknya siapa?" Jr menjawab cepat, "Anaknya Mama A. Ini supir baruku. Namanya Om Botak." Satpam tertawa. Arka ingin menghilang. Bel masuk baru bunyi sepuluh menit kemudian. Selama itu, Arka berdiri di bawah hujan, memayungi Jr. Jasnya basah, sepatunya kotor.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as bapak bot
Read
+Library
IBUKU BUKAN BABUMU

IBUKU BUKAN BABUMU

Laki-laki botak itu menghampiriku. "Bapak serius?" Mataku membola. Walau bukan mobil mewah. Tapi, barang ini harganya bukan kaleng-kaleng. Bisa bertahun-tahun aku baru bisa mendapatkannya. Itu pun jika bisa menabung separuh gajiku. Pak Ronald-- laki-laki yang kemudian memperkenalkan diri itu mengangguk cepat sambil mengulas senyum. Kakiku terasa lemas. Ada air yang berdesak-desakan hendak keluar.
1029.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bapak bot
Read
+Library
Bapak Kos Kesayangan

Bapak Kos Kesayangan

ucap si bos botak dengan suara dibuat-buat lembut. "Nggak usah, Pak! Tari bisa sendiri kok, tolong buka pintunya, Pak, Tari mau kembali ke depan," tolak Tari mencoba tegar sambil terus memundurkan kursinya. Bukannya menjauh, bos botak yang sudah dikuasai nafsu bejat itu justru nekat membungkukkan tubuhnya yang bau keringat asam. Grep! Satu tangan kasarnya yang gempal mendadak menjulur, mencoba memegang dan mengelus paha mulus Tari yang terbalut rok seragam minimarket.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as bapak bot
Read
+Library
Milky Legends

Milky Legends

Sphere Bot tersebut membuka matanya dan keluar dari Kapsul. “Perkenalkan Nama saya Hypno Bot, ada yang bisa saya bantu?” Ujar Hypno yang memperkenalkan dirinya dengan mata yang berputar-putar. “Aku ada misi untukmu Hypno Bot, Maukah kamu meminjamkan kekuatanmu?” “Dengan Senang hati Maha Master.” Jawab Hypno Bot dengan emoji gembira. “Bagus sekarang, mari kita mulai dengan rencananya...” Ucap Maha Master tampak bersiap diri.
9.810.6K viewsOngoingAdded to Library 340 Times as bapak bot
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status