Suamiku Terjerat Hubungan Terlarang
“Wes, pokoke kalau kamu mau harus segera dihalalkan. Biar enak pacarannya. Biar nggak dosa jika menatap wajah kamu lama-lama, juga boleh pegang-pegangan tangan kaya muda-mudi lainnya. Biar aku nggak merasa sudah tua gitu, An!”
“Bapak itu masih muda loh, Pak. Nggak kelihatan tua. Masih kaya umur tiga puluhan.”
“Memang saya masih umur tiga puluhan, Andita. Baru ge tiga puluh tujuh taun. Belum empat puluh. Dan mulai sekarang, kamu jangan panggil saya Bapak lagi. Panggil Mas atau apa gitu. Yayang juga boleh. Biar saya merasa sepantaran sama kamu. Eh, jangan ding. Panggil yayangnya nanti kalau kita sudah halal.”