IBUKU PELAKOR
Apa maksud Ibu?
"Bu, apa nggak cukup, selama ini Ibu sudah menyakiti Bapak?" Aku marah, melihat sikap Ibu yang tak ada hormat sama Bapak lagi.
Apa karena Bapak sudah pensiun, lalu Ibu bisa sesuka hatinya? Walau Bapak tak menjabat sebagai Kepala Desa lagi. Tapi pamor Bapak jelas masih kuat di kampung ini. Lagipula, Bapak bukan seorang pengangguran. Bapak pemilik kebun sawit terluas di sini. Juga masih ada aku yang akan selalu maju paling depan untuk membela harga diri Bapak. Cukup sudah, selama ini Bapak diam. Bapak juga. Ngapain sih masih mementingkan nama baik. Istri model begini, pantasnya ditendang dari dulu.