ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN
Troli itu sudah penuh dengan popok bayi, topi-topi bayi yang lucu, kemeja kecil untuk bayi laki-laki, juga overall dengan dua warna untuk cewek dan cowok, karena memang dokter sudah memperkirakan kalau kami akan memiliki sepasang anak kembar, lelaki dan perempuan.
Aku merasa sudah cukup dengan semua belanjaan itu.
“Sudah Mas, ini sudah cukup.”
Mas Bara sejenak menuruti langkahku untuk mulai berjalan menuju kasir. Tapi ketika melintas di depan rak display yang dipenuhi sepatu-sepatu bayi, Mas Bara langsung berhenti tanpa aku minta.
“Sayang kamu belum beli sepatu kan tadi, gimana kalau kamu pilih dulu sepatu-sepatu yang lucu ini.”