Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shadow Rebellion

Shadow Rebellion

katanya dengan nada dingin. Thomas dan Rey mengikuti, meskipun keraguan masih terlihat di wajah mereka. Tapi takdir sudah memutuskan: sekarang bukan waktunya untuk berdebat, melainkan bertarung. Baku tembak langsung pecah. Peluru beterbangan, menghancurkan dinding dan memecahkan kaca. Dewi bergerak cepat, Crimson Scythe-nya bersinar merah saat dia melibas musuh dengan serangan akurat. Thomas menggunakan Phantom Rifle-nya, menembak dari jarak jauh untuk melindungi yang lain.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as battle cry
Read
+Library
Pedang Ikatan Darah

Pedang Ikatan Darah

Ibunya marah dan menepis tangan Cindy. Tapi, gerakannya terlalu keras dan Cindy sudah melepas tangannya tiba-tiba. Sehingga tangan ibu Cindy malah mengenai wajah suaminya yang sedang menyetir. Pria itu sontak marah. Dia menerkam ke arah istrinya seperti singa dan menampar wajah wanita itu. Saat dia melepaskan kemudi, sebuah batu besar meluncur menuruni lereng bukit.
5.8K viewsCompletedAdded to Library 212 Times as battle cry
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

Di bawah guyuran hujan Bisma masih setia menunggu kedatangan mobil yang akan melintasi jalan itu, ia tidak peduli dengan dinginnya malam akibat turunnya hujan. Bisma melihat ada mobil yang melintas dengan kecepatan sedang, ia langsung berlari ketengah untuk menghadang mobil itu. Mobil yang ia hadang berhenti dan menurunkan kacanya untuk berbicara kepada Bisma. "Hei anak kecil, kalau mau mati jangan menabrakan dirimu di depan mobil saya. Minggir kamu, saya harus pergi," teriaknya. Bisma hanya bisa menjauh dari mobil yang ia hadang. Bisma kembali untuk menemui Arga, ia tidak tenang meninggalkan Arga kepada orang lain tetapi ia juga tidak bisa berbuat banyak.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as battle cry
Read
+Library
Bangkitnya Swordmaster

Bangkitnya Swordmaster

Belakangnya adalah jurang sementara di depan dan kedua sampingnya sudah dikepung. "Bocah tengik yang sombong. Inilah akhir dari pemberontakanmu!" Lawan yang berada di depan Bingwen melompat sambil mengayunkan pedangnya. "Tidak! Aku tidak boleh mati di sini!" Seru Bingwen. Rasa putus asa, kesal, amarah karena ketidakberdayaan dirinya membuat Bingwen mengangkat pedangnya setinggi mungkin. Kilatan cahaya keluar dari pedang dan tubuh Bingwen. Cahaya berwarna merah menyala laksana kobaran api itu, membuat para lawan Bingwen menghentikan aksinya.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as battle cry
Read
+Library
Brave Heart

Brave Heart

Mbok Iyem dan Wati ternganga melihat kenekadannya. Xander dan Antonio memang sempat kaget saat guyuran air dingin mengenai tubuh mereka berdua. Namun hanya sekejab. Karena selanjutnya mereka kembali bersiap untuk baku hantam lagi. Karena masih tidak berhasil juga, Seruni menggunakan cara terakhir. Ia memajukan tubuh dan berdiri di tengah-tengah Xander dan Antonio. Mbok Iyem dan Wati menjerit ngeri saat kepalan tangan Xander dan Antonio nyaris singgah di wajahnya. Seruni hanya bisa memejamkan matanya sambil berdoa. Beruntung mereka berdua sempat menghentikan kepalan tangan masing-masing sebelum mengenai wajahnya.
1038.4K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as battle cry
Read
+Library
Revenge

Revenge

Semua musuh sudah di depan kata, semua lawan tinggal dibinasakan, dengan sekali pukulan Kemudian dia meninggalkan meja kafe, menyelipkan selembar uang tips, berharap dosanya sedikit terampuni dengan berbagi rezeki. Ponselnya berdering, menunjukkan sebuah pesan bergambar. ꦱꦧꦫꦺꦴꦱꦲꦸꦤ꧀ꦠꦫ꧈ꦩꦸꦱꦸꦃꦮꦼꦱ꧀ꦲꦤꦤꦁꦠꦔꦤꦼꦢꦼꦮꦼ¹
104.8K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as battle cry
Read
+Library
Revenge

Revenge

"Bangsat kau!' kata Claudia yang langsung mengirimkan pukulan jarak jauh yang dipelajarinya dari master Wu. Gilbert yaang menganggap remeh Claudia langsung terpental ke belakang dengan luka dalam yang cukup serius. "Sejak kapan kau bisa ilmu bela diri?" tanya Gilbert yang muntah darah akibat pukulan yang cukup mematikan dari Claudia. "Bajingan sepertimu tidak perlu tahu! Aku kira kamu ini hebat karena memiliki jabatan di Organisasi Hitam tapi ternyata kamu hanyalah pria biasa yang bersikap seperti bajingan sejati!' sahut Claudia. "Kamu tidak akan lolos, wanita iblis! Nona Christine akan mengejarmu dan menghabisimu!" ancam Gilbert.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as battle cry
Read
+Library
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

“Coba ini!” Ia memfokuskan seluruh energinya ke dalam pedangnya, dan aura hitam yang mengerikan muncul di sekelilingnya. Dengan satu tebasan besar, ia memanggil jurus pamungkasnya. “Blood Mist Annihilation!” Kabut merah darah menyebar ke seluruh medan pertempuran, menyelimuti Jian Cheng dan para kultivator lainnya. Kabut itu tidak hanya mengaburkan penglihatan mereka, tetapi juga melemahkan energi Qi mereka secara perlahan.
1029.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as battle cry
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status