Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BANGKIT

BANGKIT

Di bawah guyuran hujan Bisma masih setia menunggu kedatangan mobil yang akan melintasi jalan itu, ia tidak peduli dengan dinginnya malam akibat turunnya hujan. Bisma melihat ada mobil yang melintas dengan kecepatan sedang, ia langsung berlari ketengah untuk menghadang mobil itu. Mobil yang ia hadang berhenti dan menurunkan kacanya untuk berbicara kepada Bisma. "Hei anak kecil, kalau mau mati jangan menabrakan dirimu di depan mobil saya. Minggir kamu, saya harus pergi," teriaknya. Bisma hanya bisa menjauh dari mobil yang ia hadang. Bisma kembali untuk menemui Arga, ia tidak tenang meninggalkan Arga kepada orang lain tetapi ia juga tidak bisa berbuat banyak.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as battle through
Read
+Library
Revenge

Revenge

Mendapat serangan yang tiba-tiba dari Suli, membuat Tania kaget dan tidak sempat menghindar. Pukulan keras yang mendarat di wajah Tania, membuat wanita itu terhuyung. Namun belum sempat Tania menguasai dirinya, Suli kembali menyerang. Kali ini dia mencakar dan menjambak rambut Tania. Dua wanita itu saling menyerang, namun tampaknya, amarah yang tersimpan begitu lama, membuat Suli begitu beringas. Hingga keduanya berguling di lantai dengan posisi Tania di bawah. Hal itu membuat Suli dengan mudah mencakar dan menampar wajah Tania, tanpa menghiraukan teriak kesakitan Tania.
108.6K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as battle through
Read
+Library
Revenge

Revenge

"Kita buktikan sekarang, siapa yang terhebat!" Pertarungan bela diri antara dua wanita yang hebat ini berlangsung cukup lama, tapi Claudia yang lebih unggul berhasil mendesak Christine. BUUUM! Wanita sadis ini melempar semacam bomasap untuk melarikan diri. "Sialan! Kemana larinya wanita sadis itu?" Christine melarikan diri setelah merasa ilmu bela dirinya masih kalah dengan Claudia.
106.2K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as battle through
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Perbatasan gerbang itu terlihat sepi. Beberapa bangunan rumah hancur dan tembok gerbang juga terlihat runtuh. Pertarungan dahsyat antara Jaka Geni melawan Pendekar Tombak Api masih berlanjut. Mereka berdiri saling berhadapan. Saling bertatap mata dengan tatapan tajam. Hawa membunuh terpancar keluar dari dua orang yang sesaat lagi akan saling adu kekuatan untuk terakhir kali.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 333 Times as battle through
Read
+Library
BATAL NIKAH

BATAL NIKAH

la merasa motor dan hujan menjadi teman terbaiknya dalam perjalanan untuk menyembuhkan luka hati. Setiap kilometer yang dilewatinya, semakin jauh membawa luka di hatinya terdorong pergi oleh hujan yang semakin deras. Udara yang sejuk membasahi tubuhnya membantu Yaya untuk menyadari bahwa Rian tak pantas ditangisi. Lelaki pecundang dan pengkhianat itu harus mendapatkan pembalasan yang setimpal. Hujan mengajarinya arti keberanian, bahwa dalam setiap patahan ada kesempatan untuk tumbuh kembali.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as battle through
Read
+Library
BATAVARA (Lahirnya Sang Penyelamat)

BATAVARA (Lahirnya Sang Penyelamat)

ucap Argantara dengan raut wajah yang kebingungan, "Balthazar ini merupakan binatang buas dari neraka, seekor naga terbang yang memiliki suara sangat menyakitkan serta dapat memuntahkan kobaran api. dan ini juga merupakan suatu hal yang harus kalian ketahui, yaitu ketika peperangan tengah berlangsung kemudian Balthazar muncul, maka soso Aza'el akan segera terlihat! dan disaat sosok Aza'el ikut andil dalam peperangan, maka kita semua pasti akan disibuk kan untuk menghadapinya, sehingga di kesempatan itulah, alkimi akan memulai ritualnya untuk kebangkitkan Lucifer!" "lalu bagaimana kita mengatasi ini Ratu?" tanya Kailash sang Kaisar dari Kadiparta,
1.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as battle through
Read
+Library
Withstand the Wound

Withstand the Wound

batin Saguna. Kaila di seret paksa masuk kedalam kamar mandi. Dia enggak tau Brian ingin berbuat apa. Brian mendorong Kaila ke dalam bathtub. "Dasar cewek murahan! Lo ngapain pulang sama dia hah! Pakai di gendong gendong segala dasar cewek murahan!" PLAK! Satu tamparan mulus mendarat di pipi Kaila, tamparan yang cukup keras. Kaila menangis, rasanya begitu sakit.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 95 Times as battle through
Read
+Library
Bara Dendam di Perbatasan

Bara Dendam di Perbatasan

Debu terus berputar di udara, bercampur dengan bau darah yang pekat. Pertempuran di jalur sempit itu semakin sengit. Seta, dengan pedangnya yang tajam, menebas satu lagi penyerang bercadar. Tubuh lawan itu terjerembap ke tanah dengan napas terakhirnya, darah menggenang di sekitar tubuhnya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 120 Times as battle through
Read
+Library
Throne of Blood : System

Throne of Blood : System

tanya Xora, menatap panel di hadapannya dengan serius. [Notifikasi! Anda mendistribusikan empat poin untuk Beauty!] [Notifikasi! Anda mendistribusikan dua poin untuk Charm!] [Notifikasi! Anda mendistribusikan tiga poin untuk Blood!] [Notifikasi! Anda mendistribusikan tiga poin untuk LUCK!] [Notifikasi! Anda mendistribusikan enam poin untuk Strength!] [Notifikasi! Anda mendistribusikan tiga poin untuk Vitality!] [Notifikasi! Anda mendistribusikan dua poin untuk Agility!]
1.6K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as battle through
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Salju di bawah kaki mereka berubah menjadi uap di bawah panas yang intens dan dampak Battle Aura mereka, dan lintasan penyerangan mereka menyerupai sungai baja yang membakar. Mereka mendesak maju dari kedua sisi dan depan secara bersamaan, api, petir, dan es terjalin membentuk dinding kematian yang bergerak, secara paksa mengukir ruang bernapas antara Titus dan Draven.
9.67.8K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as battle through
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status