Keperkasaan Tukang Kebon
Karyo menggeleng kuat, "Ora bakal, Dik! Aku dudu lanang sing ninggal tanggung jawabe. Aku ora bakal ninggal kowe lan Dani. Ora mergo sopo wae. (Tidak akan, Dik! Aku bukan laki-laki yang meninggalkan tanggung jawabnya. Aku tidak akan meninggalkan kamu dan Dani. Tidak karena siapa pun.)
Ratih tertawa getir, air matanya kini jatuh perlahan, mengkilap seperti mutiara di bawah cahaya bulan yang redup. "Aku ngerti aku isih enom, Mas. Isih koyok bocah. Aku malah luwih enom timbang Mas Budi. Aku bodho, ora bisa ngomong boso inggris koyok majikanmu kae." (Aku tahu aku masih muda, Mas. Masih seperti anak kecil. Aku bahkan lebih muda daripada Mas Budi. Aku bodoh, tidak bisa bicara bahasa Inggris sepert
Hot Chapters