Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TAKDIR CINTA NADIA

TAKDIR CINTA NADIA

[Bawang putih 1kg, bawang merah 1kg, bawang bombay, merica bubuk, kangkung, sawi. Sederet sudah lengkap semua untuk persediaan hingga bulan depan, itu semua pasti cukup. Apalagi mereka yang terkadang makan di luar. "Nadia memang sudah terbiasa berbelanja seperti ini, Mas?" tanya Bela. "Iya mungkin, aku terlalu sibuk dengan urusan kantor. Jadi, aku tidak tahu pasti dengan persediaan dapur. Yang terpenting, apa yang ingin kumakan sudah tersedia di atas meja makan."
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

“Oh….” “Lo darimana?” “Dari Mbak Sari, beli bawang Bombay dan bawang putih. Tante Dina mau masak. Ulangtahun.” “Oh, titip salam ya sama Tante Dina.” “Siap. Ya udah, gue pergi ya, Ko. Soalnya udah ditungguin bawangnya.” “Oke. Hati-hati ya.” ***
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 427 kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Dikhianati Tunangan, Dilamar Mantan Tampan

Nasi juga ada. “Bawang... ada?” tanya Sarah lagi. “Bawang yang jahat apa yang baek hati?” “Serah lu dah Burung Pipit! Yang merah deh.” Celingak-celinguk, mencari wujud bawang. Tapi yang baik hati maupun jahat gak kelihatan batang hidungnya. Eh, lupa! Bawang kan gak punya hidung. “Saroh, mertua gue naro bawang di mana ya? Gak liat gue,” ucapku.
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
Mantan Mertuaku, Suami Keduaku.

Mantan Mertuaku, Suami Keduaku.

Mbok Nung menumis bawang bombai yang baru saja dicincang halus hingga mengeluarkan aroma harum. Wangi bawang bombai yang ditumis mengundang rasa penasaran Selena. "Mbok lagi numis bawang bombai ya?" Dia lantas beranjak, lalu mendekati Mbok Nung. Menghirup aroma bawang yang menguar di udara. "Baunya enak banget, Mbok." Mbok Nung mengangguk, lalu memasukkan kornet ke pan. "Non Selena udah gak mual-mual?" tanya Mbok Nung, seingatnya Selena sempat mengalami mual-mual.
1039.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 900 kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
TERPAKSA AKU PERGI,MAS

TERPAKSA AKU PERGI,MAS

ujar Ida panjang lebar. Sambil bercerita aku mengupas bawang merah dan bawang putih serta bawang bombay dan membantu Mbak Ida menyiapkan sayuran seperti mengupas wortel dan lobak putih. Karena pedas mengupas bawang merah hingga air mataku mengalir. "Mbak, kok nangis?"tanya Mbak Ida. "Oh gak Mbak. Ini lo bawang putih pedas hingga aku nangis," ujarku sambil menyeka air mata dengan tissu.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
JERITAN MALAM PENGANTIN

JERITAN MALAM PENGANTIN

Apakah aku dan Intan dibolehkan untuk keluar. "Tan ... ki ngoncekno brambang!" pinta ibunya. (Tan ... ini kupasin bawang!) "Nggih, Bu!" jawab Intan. Intan langsung mengupas bawang merah, dan mengirisnya tipis-tipis untuk dijadikan taburan sup ayam nanti. Sedangkan aku sibuk memotong sayurannya. Tring! Tring! Ponselku berdering. Hanif mengirimkan hasil boneka Jelangkung yang ia bikin.
1066.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

... "Bang." Prisil menyusul Lyan yang pergi ke taman yang biasa ia jadikan tempat biasa Lyan datangi. "Jangan bujuk saya buat berbicara dengan ayah terlebih dahulu." Prisil tahu, kakaknya ini sedang marah. Karena Lyan menyebut dirinya 'saya' dan bukan sebutan 'abang' seperti biasanya. "Nggak. Prisil hanya rindu Abang. Sudah banyak ya ikan yang dulu kita taruh hanya 6 biji itu, Bang?"
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 523 kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

PILIH KASIH (Membungkam Mertua dan Ipar secara Elegan)

Aku dan juga Mbak Rini berteriak bersamaan. "Gimana caranya seperempat kilo bawang merah, bisa untuk setengah bulan, Bi?" tanya Mbak Rini dengan serius. "Kasih tahu aku dong caranya, biar aku bisa hemat uang belanja juga," kata Mbak Rini lagi. "Ya caranya, kalau kamu masak … bawang merahnya itu cukup satu kelopak saja, jangan banyak-banyak!" kata Bi Ramlah sambil terkekeh kecil.
9.6236.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
PULANG DARI RANTAU

PULANG DARI RANTAU

Konsep dia adalah bumbu banyak itu adalah enak. Ditatapnya coet yang sudah dipenuhi jenis bawang-bawangan dan teman-temannya itu. Di tangannya sudah pegang ulekan, tapi bingung karena coetnya penuh. Lalu dia coba saja mengulek, tapi bawangnya malah berlompatan ke sana ke mari. Tuk! Karina menggeprek bawang putih. Terdengar suara krek. Karina tersenyum dan mengumpat dalam dadanya, “Yes, kena loh!”
9.836.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 936 kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Bau tumisan bawang merah, bawang putih, dan terasi menyengat hidungku. Aroma tajam itu menguar bebas. Memenuhi setiap sudut ruangan penthouse di lantai teratas gedung Diwangsa. Ini adalah bau yang sangat asing. Dinding-dinding marmer dingin dan perabotan logam minimalis di sekitarku biasanya hanya merekam wangi kopi espresso pekat atau cairan pembersih beraroma pinus.
9.472.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bawang son
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status