Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

“Lah, bercanda lagi!" Irsyad yang tidak mau mendengar guyonan sahabatnya itu memilih untuk berjalan ke arah trotoar di dekat motor yang mereka parkir, dan menghempaskan bokongnya duduk di sana. "Ya emang. Cinta itu deritanya tiada akhir. Bahkan itu bikin hati kita kayak nggak jelas sendiri. Pengen ngerjain sesuatu tapi kepikiran sama si dia. Pengen fokus tapi perasaan galau dan pengen banget ketemu sama dia, rasanya sedih banget kalau ngebayangin dia sama orang lain dan terus pengen rasanya memeluknya. Pengen ngeliat dia. Rasanya dunia ini jungkir balik karena kita kangen sama dia!"
967.1K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Show Reviews (9)
Read
+Library
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Read All Reviews
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Saling mencintai untuk selamanya. END
103.1K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
Cinta yang Kadaluarsa

Cinta yang Kadaluarsa

"Kita bertiga sudah terjebak dalam lingkaran ini terlalu lama. Nggak akan ada kebahagiaan di ujung jalan ini." "Sama seperti gaun pengantin itu—sekali sobek, nggak bisa diperbaiki. Kalau pun dijahit ulang, hasilnya nggak akan sama. Dan kalau dipesan baru, tetap saja ukurannya nggak akan pas." "Itulah akhir dari aku dan kamu." Aku berdiri, menatapnya dengan tenang. "Jadi, jangan cari aku lagi. Aku nggak sanggup terima cinta kalian."
49.5K viewsCompletedAdded to Library 990 Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
Cinta Terakhir

Cinta Terakhir

Wanita itu terpejam, membuat buliran air mata semakin luruh berjatuhan. “Riani adalah cinta pertamaku. Kau tahu sendiri jika cinta pertama adalah yang paling membekas.” “Kalau begitu, jadikan aku cinta terakhirmu. Kau tahu cinta terakhir adalah yang paling tulus menerimamu apa adanya.” “Aku mencintai Riani.” “Tak bisakah kau belajar mencintaiku?” “Andai bisa, kau tak akan mendapatkan cinta yang utuh. Karena sebagian cintaku menjadi milik Riani. Kau mau hidup dengan suami yang masih mencintai orang lain?”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

Cinta Yang Tak Pernah Sampai Di Pelaminan

Mengenai kesempatan, aku telah memberinya 52 kali, tapi dia tidak pernah memanfaatkannya. Dia pernah mencintai seseorang dengan begitu terang-terangan. Jadi walau kami kembali bersama, Thomas tetap akan jatuh cinta pada orang lain dan mengabaikanku kelak. Semua ini tidak dapat diperbaiki dengan mudah. Sejak saat aku memutuskan untuk kembali, aku dan Thomas benar-benar sudah berakhir. “Kamu jangan mimpi.” Aku menatapnya dan berbicara pelan, lalu naik taksi untuk pergi dari sini.
37.1K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
Terkadang Cinta Itu Pilu

Terkadang Cinta Itu Pilu

Di bawah surat pemeriksaan ini ada selembar kertas surat yang sudah menguning. Itu adalah surat yang Evan tulis sendiri saat pertama kali menyatakan cinta padaku. Aku dengan lembut mengusap tulisan indah itu. Evan sudah bukan lagi dirinya yang dulu. Sekarang di matanya hanya ada Tania seorang. Evan tiba-tiba mendorong pintu untuk masuk. Ketika melihat wajahku yang penuh air mata, dia sedikit terkejut. "Kenapa kamu menangis?"
5.6K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

“Kadang, kita tidak butuh akhir yang sempurna. Kita hanya butuh akhir yang damai. Karena yang sejati dari cinta bukan siapa yang bertahan, tapi siapa yang akhirnya bisa pulang ke dirinya sendiri.” Tepuk tangan menggema. Di barisan paling depan, Rara menatapnya sambil menahan air mata bangga. Dan di sudut ruangan, seseorang yang tidak disebutkan namanya — mungkin Damar, mungkin bukan — meninggalkan senyum kecil sebelum beranjak pergi.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Cinta Buta yang Tak Akan Kuulangi

Bibirnya bergerak, tetapi tidak ada kalimat yang bisa dia rangkai. "Vincent," potongku, nadaku tegas. "Sejak aku memutuskan untuk melepaskan semuanya, aku nggak akan pernah menoleh lagi. Aku mencintaimu, dan aku mencintaimu dengan sepenuh hatiku. Tapi sekarang, cinta itu sudah benar-benar hilang. Aku nggak mencintaimu lagi. Nggak ada lagi masa depan untuk kita. Tolong, jangan datang mencariku lagi."
12.8K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

“Jadilah istriku selamanya, Patricia. Nggak cuma sementara.” “Iya, Andi.” “Aku mungkin bukan suami terbaik, tapi aku akan cinta kamu sepenuh hati.” “Ya, aku terima itu.” “Terima apa?” “Terima seorang suami yang ‘nggak sempurna’ seperti kamu. Aku sudah terima dirimu di hatiku tanpa syarat apa pun.” “Oh, Patricia … kenapa kamu kok manis banget? Kamu tahu aku akan cinta kamu sampai mati karena ini, kan?”
109.5K viewsOngoingAdded to Library 378 Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
Cinta yang Telah Menjadi Abu

Cinta yang Telah Menjadi Abu

"Roselle, jangan nggak tahu diri. Keluargamu sangat miskin dan aku yang bayar tagihan rumah sakit sebesar 20 juta sehari ini. Aku nggak punya kewajiban untuk berikan uang yang nggak ada habisnya buatmu. Berikan kulitmu kepada Andini. Anggap saja itu uangmu menjual kulit. Ini transaksi yang sangat adil." Jerry menganggap tiga tahun pernikahan kami sebagai transaksi bisnis. Aku adalah barang dagangan, sedangkan dia adalah algojonya. Melihat wajahnya yang menyeramkan, secercah cinta terakhir di hatiku akhirnya sepenuhnya padam. Aku meludahkan darah ke wajahnya. Jerry tertegun sejenak sebelum meledak karena marah. Dia menamparku dengan kuat hingga telingaku berdengung.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as begitulah cinta deritanya tiada akhir
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status