Pulang
Yotta menepis tangan Angga dan menghambur kedepan untuk memeluk wanita tua itu.
Kebisuan itu pecah dengan rintihan pilu dari seorang gadis, suara rintihan yang membuat orang ikut merasakan kesedihan gadis muda yang sudah menjadi yatim piatu.
Rintihan itu disambut oleh si kembar, Yotta, Yoga dan Yora, ketiganya saling berpelukan bersama tubuh kaku yang tidak lagi bisa menghapus air mata mereka.
Sosok yang tidak akan pernah lagi bisa tersenyum untuk selama-lama, sekali lagi mereka harus kehilangan seseorang yang begitu dicintai.
Bab Populer