TAKHTA BAYANGAN
Setiap langkah semakin terasa berat, namun tidak ada pilihan selain melanjutkan.
Tiba-tiba, mereka berhenti di sebuah persimpangan jalan. Tidak ada tanda yang jelas mengarah ke mana mereka harus pergi, dan jalan di depan mereka tampak semakin kabur. Ayra melihat ke kiri, kemudian ke kanan. Setiap jalur tampak sama saja, sama-sama penuh dengan ketidakpastian.
"Ini titik di mana kita harus memilih," kata Dante dengan suara yang lebih dalam, penuh tekad. "Apa pun yang terjadi, kita harus memilih arah kita."
Hot Chapters