Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tanda Cinta Tuan Benjamin

Tanda Cinta Tuan Benjamin

Rhea bergidik, dia berkedut. “Rhea… jangan bergerak dulu…” pinta Benjamin. Haa… Haa… Rhea bergetar. “Nghhn…” “Rasanya terus meluber…” “Haah…” “Jangan khawatir ini aman, aman.” ucap Benjamin, dia tampak lega.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
Suamiku Simpanan Tante-tante

Suamiku Simpanan Tante-tante

keluhku merasa cemas. “Aku udah nge-W* kamu, loh. Tapi nggak dibalas.” Mas Saleh bicara begitu dengan senyum. “Tapi, nggak apa-apa, kok. Aku tahu kalau kamu mungkin sibuk—eh, ternyata benar. Kevin juga sakit. Dia pasti rewel, ‘kan?”
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 695 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
Susahnya Jadi Mas Joko

Susahnya Jadi Mas Joko

Wuz, wuz, wuz! Tok! Aku menjitak helmnya. “Kamu mau ke rumah sakit atau langsung mau ke kuburan??” pekikku. “Kenapa?” Alex balas bertanya. “Santai saja, Masbro!” Alex menurunkan gasnya sedikit, lalu sahutnya, “Takut ketinggalan jodoh, Ko!” “Takkan lari gunung kamu kejar, Lex!” “Apa hubungannya dengan gunung?”
9.614.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai berkeluh kesah
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Dirgahayu RI ke 77. Semoga makin maju dan makmur NKRI-ku. Terima kasih utk kk2 reader yg telah mengikuti kisah romance Mas Joko ini. Jika suka, jangan lupa vote ya kak, spy saya makin semangat nulisnya. Terima kasih, matur nuwun, syukron katsiron, thank you, xie-xie.. ...
Rubiman Bin Tukimin Rubi
TIGA NOVEL ANDA SUDAH SAYA BACA KETGANYA MENGANDUNG PESAN MORAL YG SANGAT TINGGI, YAITU SEMUA TOKOHNYA MAMPU MENGENDALIKAN SYAHWATNYA TERHADAP GODAAN WANITA Walaupun sangat berat tentunya Ditunggu karya terbarunya.. SEMANGAT............
Baca Semua Ulasan
Penyesalan

Penyesalan

"Orang tuamu belum seminggu meninggal, tapi kamu udah keluyuran ke mana-mana!" "Aku nggak keluyuran, Kek. Aku cuma latihan nyanyi sama temen-temenku," bela Alisya. "Kamu tuh harusnya belajar, sebentar lagi ujian. Bukannya malah latihan nyanyi!" "Kek, please! Aku cuma berusaha agar tetap waras setelah semua musibah ini. Apa salahnya aku mencari kebahagiaan di luar sana?"
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
DI ANTARA DUA MAFIA : DALAM PELUKAN MUSUH

DI ANTARA DUA MAFIA : DALAM PELUKAN MUSUH

Helena mendengus, tapi wajahnya sedikit memanas, seolah kalimat itu terlalu dekat dengan kenyataan yang tak mau ia akui. "Jangan terlalu percaya diri. Aku cuma... ya, kebetulan tenang saja." Ia ragu sedetik, lalu menambahkan cepat, setengah bergumam "Lagi pula itu bukan pelukan, cuma penopang darurat." Kevin tertawa pendek, suaranya rendah dan cukup untuk membuat ruang safehouse terasa lebih sempit. "Penopang darurat yang kau cengkeram seolah itu satu-satunya nyawa yang kau punya."
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Mendadak Jadi Istri Kesayangan

Ucapnya lagi, suaranya hangat dan penuh kasih sayang. “Iya, Ma. Mama sama Kakek hati-hati di jalan, kalau sudah sampai‒ jangan lupa kabari Kalula, ya.” Jawab Kalula, merasa sedikit lega setelah percakapan yang menyenangkan ini. Namun, meskipun kabar tentang kesehatan Kakek nya membuat hatinya senang, perasaan cemas yang disebabkan oleh paket misterius dan pesan yang dia terima tetap mengganggu pikirannya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

keluh Ken yang aslinya cemas akan keselamatan dia dan bayinya setelah melihat perempuan tua pemakan janin tadi. “Padahal mesin mobil tadi nggak ada masalah, Sayang. Semuanya normal,” katanya menoleh dan menatap istrinya sesaat. “Orang baru aja diservice,” sambung Bai sambil menatap lurus ke depan. Ken hanya menganggukkan kepalanya. Dia paham sekarang dengan scenario ini. “Abaikan saja, Mas. Ini mungkin hanya permainan mereka,” katanya serius.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
Ibu Mertua Melarang BerKB

Ibu Mertua Melarang BerKB

00. Sebenarnya aku malas untuk pergi ke sekolah TK Elsa, karena pasti di sana ada Arumi, si ulat bulu. "Ibu-ibu sekalian, apa tanggapan kalian sama orang yang gak berKB padahal kehidupannya jauh dari kata cukup, rumah aja masih ngontrak?" Tiba-tiba Arumi langsung berkata sinis saat aku tiba. "Menurut saya sih, orang itu bodoh dan gak mikirin masa depan anaknya." Seorang wanita paruh baya menyahut.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan impian

Bukan Pernikahan impian

Kecelakaan itu … disebabkan karena kelalaian mereka? Aku melangkah mundur pelan tanpa sadar. Tubuhku gemetar. Tapi sialnya, tumitku menyenggol kaki kursi di belakang dan suara berderak itu cukup keras untuk membuat Mama dan papa menoleh. “Safa?” seru Mama Diana cepat. Wajahnya mendadak pucat. Papa Himawan juga terlihat panik. “Safa, kamu ... kamu dengar ya tadi?”
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
DENDAM ISTRI TARUHAN

DENDAM ISTRI TARUHAN

suaranya lirih dan bergetar, menggambarkan rasa bersalah dan kekhawatirannya. Kevin hanya bisa menghela napas panjang. "Aku tahu, Zahra. Tidak ada yang ingin ini terjadi. Kita sama-sama korban keadaan. Aku akan berusaha menanggung konsekuensinya,” katanya dengan nada penuh ketegaran.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai berkeluh kesah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status