SUMPAH PELAKOR
“Aku tidak tahu kenapa rasa ini tidak pernah pudar. Padahal aku sudah berlayar ke banyak tempat, bertemu perempuan-perempuan cantik dari berbagai belahan dunia. Ada yang terang-terangan menawarkan kehangatan, bahkan tanpa syarat. Tapi tidak ada yang membuatku ingin pulang. Tidak ada yang membuatku merasa ‘rumah’.”
“Kamu entah kenapa, selalu jadi tempat yang ingin aku tuju. Aku tidak mendesak kamu untuk menerima aku sekarang. Aku tahu kamu masih menyembuhkan diri. Tapi kalau berkenan tolong jangan tolak aku sepenuhnya. Aku bisa menunggu. Aku bisa jadi teman. Aku bisa jadi pelindung. Tapi kalau suatu hari kamu bersedia, aku ingin kamu jadi rumahku.”