Sang Pengacara
“Baru talak satu, Bi. Kalau kamu mau rujuk, usaha dengan keras. Tunjukin ke Fika, kalau kamu betul-betul cinta sama dia.”
“Cinta?” Abi kembali tertawa dan kali ini lebih keras. Entah apa artinya cinta bagi Abi selama ini. Mulutnya mengatakan cinta dan ingin memiliki Vira, tetapi Abi bisa dengan mudahnya tidur dengan Fika. “Cinta katamu, Ga? Mungkin satu-satunya cinta yang pernah ada itu … mungkin, rasa cinta sama almarhum istriku. Dia … ya! Aku ingat betul, kalau aku dulu benar-benar cinta sama Nina. Setelah itu, aku nggak ngerti lagi, apa artinya cinta.”
Bab Populer