Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketika Bunga Kembali Mekar

Ketika Bunga Kembali Mekar

Dia telah benar-benar melepaskan Kevin, juga tidak akan merasa tidak berdaya karena pria itu. Angin malam yang sepoi-sepoi, mengibaskan rambut panjangnya, membuat pemandangan itu seperti lukisan yang indah. Seseorang perlahan naik dan berdiri di sampingnya, bersandar pada pagar. "Kenapa sendirian di sini? Mereka mencarimu, loh," ucap Brian. "Cari udara segar, aku selalu merasa ini semua mimpi, ternyata kita benar-benar berhasil."
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
I Want To Be Playboy

I Want To Be Playboy

Coba lah lihat kebelakang sebentar, aku ada tepat disitu- Aqila- Gadis bernama Aqila lebih memilih terus menyemprot setangkai mawarnya dengan air dari pada menganti bajunya. "Ckk.. kenapa layu?" Mungkin jika ada orang yang melihat dia berbicara dengan setangkai mawar akan menganggapnya gila. Lagi pula bagaimana tidak layu? itu hanya setangkai mawar tanpa akar. Harusnya dia menanam saja bila ingin bunganya terus mekar. "Tidak mungkin dibuang. Ini dari Deo" Kini malah dia memeluk vas bunga nya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
Kepura-puraan yang Berujung Kejutan

Kepura-puraan yang Berujung Kejutan

"Tapi sekarang aku paham. Hidupku bukan puing-puing, melainkan sebidang tanah yang menunggu untuk digarap." "Aku bisa menanam sendiri, menyiram sendiri, memupuk sendiri. Aku bisa menumbuhkan mawar, bunga matahari, atau bunga apa pun yang kuinginkan. Sedangkan mereka yang pernah mencoba menanam duri dan gulma di tanah ini ...." Aku menoleh dan tersenyum cerah pada Vierra. "Angin akan menyapunya sampai bersih." = TAMAT =
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
Gadis itu adalah milikku

Gadis itu adalah milikku

“B-Bisakah kamu biarkan aku saja?” "Oke, baiklah! Kamu boleh pergi tapi jangan bicara dengannya.” Dia berkata dan menyilangkan lengannya. Aku menggigit kukuku. Jangan bicara? Mengapa? "Tapi--" Dia tidak membiarkanku menyelesaikannya. "Hindari dia." "A-Apa?" Saya bingung sekarang. "Jangan lihat wajahnya." "Hah??" “Aku pikir kamu sedang belajar? Kamu sudah kuliah tapi kamu tidak mengerti apa yang aku katakan?!”
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Istri 1 Miliar

Gelora Cinta Istri 1 Miliar

Tapi bagaimana aku membiarkannya memuncratkan benihnya ke dalam rahimku kalau keadaan saja masih seperti ini terus tanpa sebuah kepastian. “Aaaarghh, Mas Bian. Tolong di luar ya…” di sela desahanku otakku tetap fokus mengingatkannya. Dan gerakannya yang semakin intens itu menandakan bahwa benihnya sudah mulai hendak keluar. Karenanya aku tetap bawel agar pria ini mau menurutiku. “Akhhhhh” desah pamungkas Bian setelah menyelesaikan kegiatannya. Aku lega, dia mau menurutiku…
9.931.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai biarkan dia mekar
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
humaira
novel rumtang selalu tak jauh dr hubungan suami istri,,,hmpir semua novel begitu, tp satu yg aku tandai dr othor ini, yg dibuat begituan hnya yg SDH suami istri, SDH halal, JD novel ini murni untuk suami istri, bocil munduuuir, bnyk adegan eksplisit menggelora di dalamnya
Baca Semua Ulasan
Raina

Raina

Me : kebahagiaan Biji Selasih : doain gue mampu ya Me : -.- Biji Selasih : hahaha Biji Selasih : Rain... Me : apa? Biji Selasih : makasih ya Aku tidak membalasnya lagi, lebih memilih membaringkan tubuh lelahku di ranjang. Berusaha menenangkan pikiran yang sedang kacau balau. Semoga semua yang kuputuskan adalah jalan terbaik. ©©©
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
10 Years Ago

10 Years Ago

DISSAPEARED "Sungguh menyiksa, ketika kau terpaksa memangkas bunga yang hendak tumbuh mekar." ✈✈✈ Seorang siswi duduk di bangkunya. Memandangi secangkir minuman berperisa di hadapannya. Hanya dia pandangi. Tak berminat untuk meminumnya. Helaan panjang pun mulai bereksistensi. Salah satu jemarinya mengetuk-ngetuk permukaan meja. Sepertinya dia tengah menanti kehadiran seseorang.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
Panggil Aku Aisyah

Panggil Aku Aisyah

-kebun teh- Terkadang sendiri itu menyakitkan, apalagi jika memendam rasa yang cukup dalam. Aku bagaikan mawar hitam yang tumbuh dalam sebuah pekarangan, tiada satupun bunga yang mekar. Sehingga hanyalah kehampaan, serta kesedihan yang selalu menekan. Hati kecilku pun mulai berkata, seakan ada dorongan untuk memaksa agar diriku bisa cepat mendapatkan sang pujaan hati. Aku menyadari akan hal itu, tetapi dalam waktu yang dekat ini, sepertinya juga tidak mungkin. Namun aku akan tetap bersabar dalam menyikapi keadaan ini, karena dibalik derasnya hujan dan badai, pasti akan hadir sebuah pelangi.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
Tuan Duke, Tolong Jangan Membenciku

Tuan Duke, Tolong Jangan Membenciku

papar Cail. Airlea terdiam. Dia menghela napas. "Tapi aku ingin sekali saja hidup untuk diriku sendiri," ucap Airlea. Dia menatap ke arah bunga marigold yang tertanam subur di halaman rumahnya. "Kakak tidak tahu seberapa mencekiknya berpura-pura bodoh demi bisa bertahan hidup. Tetapi, di sini aku tidak perlu berpura-pura. Aku memiliki kebahagiaan sendiri," ucap Airlea.
10636 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
DINAR

DINAR

raccel meringis kesakitan karena pergerakannya yang tiba-tiba membuat otot kakinya meregang "pelan-pelan, aku akan memegangimu" jawab dinar sambil memegang tangannya untuk berjalan pelan mereka berdua menuju taman mawar dibelakang rumah, sudah lama sekali raccel tidak kesana, bunganya sudah banyak yang layu dan tidak dipangkas, biasanya raccel lah yang memangkas bunga-bunga itu, dan sebagian bunga diletakkan diseluruh ruangan
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai biarkan dia mekar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status