Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cahaya Biru

Cahaya Biru

Aku mengerucutkan bibir, sebuah usaha untuk menyembunyikan kegelisahan yang mendera. Biru hanya tertawa kecil, matanya tidak lepas dari wajahku. "Tambah cantik kalau kamu marah kayak gitu," godanya lagi, dan tanpa sadar aku menjulingkan mataku, memberikan respons terbaik yang bisa kulakukan dalam situasi yang membuatku tanpa kata-kata ini.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Meskipun cuma disuruh motong-motong sayur, setidaknya aku mulai belajar langkah pertama menuju masakan enak—dan aman dikonsumsi manusia. Saat aku sibuk memotong wortel, terdengar suara tawa kecil dari arah kompor. Aku menoleh dan melihat Bibi sedang menatap sesuatu di wajan sambil menahan geli. “Kenapa, Bi?” tanyaku penasaran. Bibi menunjuk ke arah wajan. “Ini, Non. Cuminya hamil, tapi bentuknya kok aneh begini, ya?”
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Di Bawah Jemarinya yang Panas

Di Bawah Jemarinya yang Panas

Aroma maskulin yang menyenangkan dengan sedikit sentuhan seperti aroma kayu cedar, tercium ke arahku. Aku benar-benar sangat malu. Kondisiku masih dalam posisi split, kakiku terbuka lebar, dengan bagian pribadiku menghadap ke arahnya. Meskipun pakaian latihanku menutupi tubuhku, lapisan kain tipis itu praktis tidak berguna saat ini. Garis-garis yang kencang itu malah menonjolkan bentuk bagian pribadiku.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

Senja yang indah mewarnai langit. Semilir angin berhembus membawa damai. Di atas ayunan bersenandung Suci Roswita duduk menyaksikan senja yang perlahan ditaklukan oleh malam. Kebahagian terukir membungkus anggun raut wajahnya. Senyuman yang menawan menghiasi bibir merahnya. Halusnya usapan tangan di atas perutnya yang diselimuti daster membuat bayi yang ada di dalam kandungannya melonjak kegirangan. Elusan tangan Suci Roswita yang terus menerus membuat buah hatinya tak pernah diam, seakan merasakan kebahagian yang sama seperti apa yang dirasakannya.
637 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Salah ucap selalu menjadi acuan permasalahan yang cukup sulit terselesaikan oleh mereka. Kaki Vania mulai merebah ke permukaan meja. Membiarkan bukunya teraniaya kedua kakinya. Tangannya merentang. Ia mulai merasakan pusing yang luar biasa. Dari dulu masalahnya darah rendah, hipotensi.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Anak Kembar sang Miliarder yang Dirahasiakan

Anak Kembar sang Miliarder yang Dirahasiakan

bisiknya kepada si Kembar. "Pokoknya aneh, Nyonya Bell. Ada yang mirip katak telentang, ada yang seperti ayam menungging, ada juga yang seperti katak sembahyang." "Katak sembahyang?" Vivian mendesah geli. "Seperti ini!" Si Kembar berjongkok dengan kaki yang dibuka lebar. Kedua tangan mereka rapatkan di depan dada. Selang beberapa saat, tawa mereka menggelegar. "Bibi sangat lucu saat melakukan pose itu!"
10501.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.1K kali sebagai bibir miring
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
evaluasi alamiah
Bagus sih pas awal2 cerita,alurnya sedikit bertolak belakang.Biasanya CEO nyari tau atw mw tanggung jawab si Frank ini malah sebaliknya.Kakek biasanya seneng dpt cucu,Rowan ini malah sempet mw bunuh.Tapi mkn ke sini agak kurang gmn gitu,dialognya kaya kurang macho bwt tokoh Frank.
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Bukit Meratus

Pendekar Bukit Meratus

Walaupun belum sempurna, tapi efeknya sungguh hebat, Bafin yang menonton pertandingan ini malah ambil kopi panas dan kini menonton dari balkon, sambil sesekali beri ‘instruksi’ pada ke 5 selir cantiknya ini. “Pertandingan yang seru, nggak perlu aku turun tangan, mereka benar-benar tak jumawa kalau aku sebut 5 Bidarari Lembah Iblis,” gumam Bafin sambil seruput kopi bikinan Nyai Meni yang enak ini.
9.646.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Hasrat Menggelora di Ranjang Perawatan

Hasrat Menggelora di Ranjang Perawatan

"Anak baik, benar-benar penurut. Bibi akan memberitahumu sekarang, bagaimana melakukannya nanti." Setelah berkata demikian, Bibi pun berdiri. Setelah menjelaskan gerakan-gerakan utama berikutnya, Bibi meletakkan kedua tangannya di lantai dan bersiap untuk berlatih split. Meskipun anaknya sudah SMA, Bibi memiliki bentuk tubuh yang sangat bagus. Dadanya berisi dan pantatnya kencang, tetapi pinggangnya sangat ramping. Tanganku bisa dengan mudah melingkari lebih dari setengah pinggangnya.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Jari, lidah, dan bibir Pram bekerja sama mengobrak-abrik lembah curam Bi Surti tanpa ampun. Pram memberikan stimulasi yang sangat stabil pada lorong labirin yang sudah lama tidak dikunjungi itu. Hingga akhirnya, tubuh Bi Surti menegang hebat, kakinya gemetar dan ia mencapai puncak pertamanya dengan semburan lava yang hangat.
1062.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Jatuh dalam Ledakan Cinta

Jatuh dalam Ledakan Cinta

“ohh Chu Yiyi, monyet kecil ku… “ Bibi Jiang langsung berdiri dan menyambut Chu Yiyi. Chu Yiyi yang melihatnya tampak sangat senang dan bersemangat dia pun melompat dan memeluk Bibi Jiang, posenya bagaikan monyet yang sedang memanjat pohon. Bibi Jiang yang sudah tua banyak kehilangan kemampuan untuk menyeimbangan tubuhnya, dan… Brukkk “Aaaaaa….” Bibi Jiang terjengkang kebelakang dengan Chu Yiyi di pelukannya.
793 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai bibir miring
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status