Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terjebak Gairah ABG

Terjebak Gairah ABG

Bibir dan tangan Maura sangat atraktif menjelajahi sekujur tubuhku, seakan tidak ada yang tersisa. Pada sesi pertama permainan kami, Maura sangat terpuaskan. Begitu juga aku yang sangat menikmati pelayanan yang diberikan Maura. Ternyata Maura cukup berpengalaman meskipun baru pecah keperawanan. Aku lagi – lagi salah ekspektasi pada ABG, ternyata para ABG jam terbangnya tidak kalah denganku.
9.2253.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
TERNYATA SUAMIKU PETANI KAYA RAYA

TERNYATA SUAMIKU PETANI KAYA RAYA

kenapa pipiku terasa panas padahal bukan bibirku yang Mas Biru kecup. Bersambung
9.7399.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.0K kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
Teknik Rahasia Di Panti Pijat Om Doni

Teknik Rahasia Di Panti Pijat Om Doni

Apa yang kurasakan? Aku menggigit bibir sambil berpikir sejenak, lalu menjawab, “Rasanya… rasanya agak gerah, wajahku panas, napasku juga sesak dan… terasa geli, tapi anehnya gelinya terasa nyaman.” “Sangat nyaman? Haha, kamu menarik juga.” Dia menggerakkan tangannya, menambah sedikit tekanan pada pahaku dan meremasnya beberapa kali.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
Coach, Sentuh Aku Lebih Dalam!

Coach, Sentuh Aku Lebih Dalam!

tanya Jane. “Bukan alat untuk menyiksa,” jawab Brian sambil mengangkatnya, membiarkannya bergoyang di udara. “Hanya untuk memberi sensasi. Ringan. Lembut. Kadang cukup untuk membuat seseorang lupa bernapas.” Jane merasakan bulu itu menyentuh punggung tangannya dengan sangat pelan, hampir seperti bisikan udara. Tapi sensasinya menjalar seperti listrik tipis yang naik sampai ke tengkuknya.
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

Ia membantu Ruby mengambil sebuah buku tebal tentang sejarah kerajaan Nusantara yang berada di rak atas. Saat tangan mereka bersentuhan saat serah terima buku, Ruby merasakan sensasi yang sangat berbeda dari Reza. Jika sentuhan Reza terasa panas, menuntut, dan penuh gairah, sentuhan Dimas terasa dingin, mantap, dan stabil. Ruby merasa tenang. Ia merasa Dimas adalah pria yang bisa ia kendalikan, pria yang tidak akan berbuat macam-macam tanpa izinnya.
1013.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
BE WITH YOU

BE WITH YOU

“Lo capek, kan? Napas udah ngos-ngosan gitu lagian lo pakai sepatu tinggi.” “Nggak ah. Kayak anak kecil.” Aku menolak cepat dan lanjut berjalan. Tapi rasa pegal di kakiku merambat, membuat langkahku semakin melambat. Brian tetap dengan posisinya. “Kesempatan nggak datang dua kali loh.” “Tapi aku berat.” “Badan lo nggak gede gitu, gimana mau berat? Udah sini naik.”
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
Under The Blue Light

Under The Blue Light

Apakah dia bisa membaca isi hatiku? "Tidak ada, Sir," balasku. William menghisap puntung rokoknya. Asap mengebul dari bibirnya yang merah. Aku penasaran. Di cuaca sedingin ini bagaimana bibir seorang pria bisa semerah itu dan tanpa pecah-pecah? Bukankah seharusnya menjadi pucat? Apakah dia memakai pelembab? Atau memang ada pria yang secara alami memiliki bibir yang sehat tanpa perlu perawatan? Tapi membayangkan William melakukan perawatan bibir di dokter kecantikan hanya membuatku bergidik geli.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
Petaka Dua Garis

Petaka Dua Garis

Hangat menjalar ke pipi hingga membasahi jilbab bergo yang kupakai. “Sabar ya, Neng. Coba Neng Mira mulai pikirkan kata-kata Bibi barusan. Supaya tidak berlarut-larut disakiti oleh mereka.” Bi Tin menepuk-nepuk pundakku, berusaha untuk mengayem-ayemi perasaan ini.
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 970 kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Di berkata dengan pelan, "Terlalu tebal." Saat ini, pikiran Kayla kosong. Mendengar perkataan Theo, dia pun bertanya, "Apanya yang terlalu tebal?" Theo menarik tangannya, lalu mengusap pergelangan tangan Kayla sambil berkata, "Pakaian terlalu tebal, sulit dipijat."
9.6576.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.0K kali sebagai bibir terasa tebal
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Baca Semua Ulasan
Aku Menjadi Istri yang Tidak Pernah Dipilih Hatinya

Aku Menjadi Istri yang Tidak Pernah Dipilih Hatinya

Baru satu tegukan kecil mendarat di lidahnya, keningnya langsung berkerut tipis. "..." Kopinya terasa berbeda. Tidak terlalu pahit. Namun juga tidak memiliki keseimbangan rasa yang biasa. Entah suhu airnya sedikit terlalu tinggi, atau tingkat gilingan bijinya yang kurang presisi. Alby meletakkan kembali cangkir itu tanpa sadar. Selena yang sedari tadi membuka dokumen presentasi mendongak. "Ada yang salah?"
1017.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai bibir terasa tebal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status