Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GEROBAK BINTANG LIMA

GEROBAK BINTANG LIMA

Tapi dunia terus memaksanya. Pagi harinya, Dion bangun lebih awal dari biasanya. Ia membersihkan gerobaknya dengan teliti, mengganti banner lusuh dengan yang baru. Di ujung banner itu, tertulis satu kalimat kecil: "Bakso Bintang Lima — Rasa dari Hati Seorang Pejuang." Hari itu, ia mendorong gerobaknya bukan lagi sebagai pria kalah, tapi sebagai seseorang yang mulai menerima bahwa mungkin, waktunya untuk bangkit telah tiba.
838 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Gelang Langit

Gelang Langit

"Kita sedang mengikuti Dewa Buangan. Apa pun bisa terjadi." Malam pun datang. Langit terbentang luas tanpa awan. Bintang-bintang menggantung seperti lentera diam. Tak ada suara serangga, hanya detak api dan napas tiga pengelana yang bersiap terlelap. Dan saat mata mereka tertutup, dunia pun berubah. ***
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

"Dan karena kebodohan lo itu, lo udah lewatin hal baik yang terjadi di sini, Sa!" Angkasa mengernyit sejenak, lalu tertawa sarkastik. "Hal baik apa? Emang sekarang masih ada hal baik? Nggak ada, Bis! Satu-satunya hal yang menurut gue baik adalah kalo Bintang balik lagi ke gue, itu baru baik." Angkasa kembali tertawa sambil mengusap air matanya yang keluar kembali, "And it's impossible! Bintang nggak bakal balik. Itu hanya akan jadi sebuah mimpi yang konyol. Dan bagi gue nggak ada hal baik selain mimpi itu jadi kenyataan. Jadi nggak usah ngomongin hal baik yang nyatanya udah nggak ada, Bis!"
9.870.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Di atas—bintang. Bukan langit malam yang biasa. Bukan langit Jakarta dengan polusi cahaya yang membuat bintang hampir tidak terlihat. Bintang yang memusat dan padat, bintang yang terasa sangat dekat meski jelas sangat jauh, bintang yang tidak berkedip melainkan bersinar dengan cara yang stabil dan dingin dan sangat tua.
938.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Love for Haphephobia

Love for Haphephobia

teriak Kejora yang tak di gubris sedikitpun oleh Bintang. Tangannya mengepal kuat hingga ia gemetar sangking geramnya atas perlakuan Bintang yang seolah tak memperdulikannya. Sementara itu di sisi lain, Ishan dan Lintang tengah berpamitan dengan Bowo. Dari jendela kamarnya Bintang memandangi sosok Lintang yang berjalan menuju mobilnya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Langit Pelangi

Langit Pelangi

Ucap arabelle sembari mendekatkan diri kepada pelangi. "Itu, cewe yang jalan disamping langit" Arabelle menggeleng, "kayanya anak baru bukan si" ucapnya kembali bertanya pada pelangi. Mata pelangi mengikuti pergerakan langit, senyuman tercetak kala langit ternyata duduk tepat disamping tempat duduknya.Lantas dengan ramahnya pelangi melambaikan tangan kearah langit "Kita satu kelas sekarang hehe"
82.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Paralaks Semesta

Paralaks Semesta

Tidak bisakah mereka mendongak melihat keindahaan ini? Aku ingin punya waktu sedikit saja untuk menikmati guratan guratan jingga di angkasa. Lima detik lagi aku akan menutup mata, aku janji. 1 detik ... semua tampak biasa. 2 detik ... langit sore terlihat semakin menawan. 3 detik ... aku mendengar Kakakku menangis. Hei ini hadiah terindah yang ku dapat. 4 detik ... seorang laki laki berwajah tampan tampan menghampiriku.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Terjerat Dekapan Om Tampan

Terjerat Dekapan Om Tampan

Suara Ibu Indah mengejutkan Bintang yang tengah larut dalam lamunan. Bintang menoleh, lalu berkata, “Sky Fahar, artinya Langit yang penuh kemuliaan. Bagus tidak?” Bintang tersenyum pada Ibu Indah setelah memberitahukan nama putranya. “Bagus sekali, tapi ibu sepertinya akan sulit menyebut namanya.” Ibu Indah terkekeh seraya mengusap keringat di kening bayi merah itu yang tampak rakus menyedot sumber makanannya.
107.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Giok Langit

Giok Langit

desis Cang Er melihat keenam orang itu kembali menerjang. Gadis ini mengerahkan ilmu turunan ayahnya yaitu Bintang Jatuh yang amat luar biasa. Ilmu silat sakti ini bukan kurang mematikan atau kurang ampuh, justru sebaliknya, jika digunakan oleh tangan yang tepat maka kehebatannya sungguh menggiriskan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

Mentari pikir itu hanyalah sebuah permainan. “Dik, pada hitungan ketiga, kita turun lewat tiang ini. Kamu masih ingat kan, saat kakak ngajarin cara nurunin tiang hingga mendarat dengan aman? Tapi kali ini dibawah tidak ada matras seperti biasa. Jadi harus hati-hati, jangan sampai kakinya patah.” Kata Bintang sambil memotong kabel disampingnya dengan menggunakan gunting yang sejak awal dibawanya. “Iya, kak. Lho kabel itu untuk apa, kak?” tanya Mentari bingung melihat sang kakak menjatuhkan kabel hingga setengah tiang.
7.56.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai bintang angkasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status