Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sweet Chaos

Sweet Chaos

Pelayan yang membawakan troli makanan, meninggalkan troli itu di dekat kasur dan berjalan ke arah Sena dengan membawa selembar kertas. “Ini jadwal Nona Sena untuk dua hari ke depan,” katanya sambil menyerahkan satu lembar kertas berwarna putih. Dengan wajah bingung, Sena menerima kertas itu. Jadwalnya? Tak ingin banyak bertanya, Sena melihat salah satu muka kertas yang penuh dengan tulisan. Di bagian atasnya terdapat sebuah judul “Jadwal Harian Sena.”
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
Reset

Reset

TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH. NOVEL SUDAH TIDAK TERSEDIA DI FLATFORM INI. TERIMAKASIH.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
My Blind Mate

My Blind Mate

ejek Slas. Wajah Edward seketika mengeras, bahkan inti tubuhnya ikut mengeras. Denyut nadi ikutan berpacu begitu mendengar yang dikatakan oleh Slas. Pria itu mencoba menetralkan semua rasa yang menyapa secara beruntun. "Sial kamu, Slas, perhatikan kalimatmu jika masih ingin berada di ragaku!" ancam Edward. "Aku adalah jiwa yang bebas, justru tanpaku ragamu akan kosong dan tidak berguna, Ed. Apa kamu lupa hal itu?"
611 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
Beyond the Light

Beyond the Light

Kemudian, untuk perlengkapan lainnya, masih lengkap dan tidak tersentuh. “Dia benar-benar tidak membawa apa pun?” tanya Seth dengan bingung. Klaus meraih sebuah buku tebal yang mencuri perhatiannya sejak awal masuk. Pada sampul buku itu tertulis “Jurnal Blade”. Tertulis juga nama Tim Elite di bawahnya sebagai penulis. Klaus membuka halaman per halaman secara sekilas. “Oh? Ini jurnalnya ditulis Pilav kemarin,” ucap Klaus sambil menunjuk tanggal yang ada di sudut halaman. Berbeda dengan jurnal milik kakeknya, jurnal milik Tim Elite terdapat tanggal di setiap catatan.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
GRAY LOVE

GRAY LOVE

“Aku itu putih, kamu itu hitam dan cinta itu abu-abu. Bisa aja sekarang kamu memilih hitam tanpa memedulikan putih. Tapi aku akan terus menawarkan putih dalam hatimu agar mengenal abu-abu. Yaitu, cinta.” - AF
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

Dirinya melihat Sasa yang sudah terangsang. "Sialan" ucap pemilik gelas. Sasa memandang ke arah tersebut. Dirinya melihat sosok pria yang tampan dan sempurna dengan balutan kemeja putih yang digulung tangannya. Pria itu memiliki ekspresi dingin dan datar seperti beruang kutub. Sasa mendekati pria tersebut.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
Klandestin

Klandestin

Atau inikah puncaknya ia lelah. "Jadi, sekarang... kita." Binar kebahagiaan terpancar di mata Batara. jantungnya bersegup kencang, merasa euforia yang berlebihan "Anggap saja begitu." Semburat merah menghiasi pipi Bestari. Berapa lama ia tak pernah tersipu seperti ini. "Eh stop. Gak ada skinsip berlebihan ya. Jangan cari kesempatan kamu."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
Dark White

Dark White

Keringat dingin mengalir dari pangkal-pangkal rambut dahinya. “Huh ....” Bella terlonjak saat melihat sebuah surat muncul dari celah bawah pintu. Sebuah surat yang terlihat sangat elegan berwarna kecoklatan. Hiasan berupa stempel dan gambar-gambar kuno menghiasinya semakin menambah kesan estetik. Bahannya juga cukup tebal dan tidak terlihat seperti surat murahan. Jemari putihnya perlahan membuka surat tersebut dan mengambil sebuah kertas dengan tulisan latin yang indah.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
BABY BLUES

BABY BLUES

Sesekali, mereka boleh belanja dan jalan-jalan keluar, tak pernah sekalipun aku melarang. Tiba-tiba, aku teringat percakapan dengan Hanin-psikolog Zara-yang mengatakan bahwa aku adalah obat dan dokter untuk istriku sendiri. Sempat saling terhubung lewat telepon, tapi tak lama karena waktu itu baterai ponselku habis dan aku tak berniat menelepon perempuan itu lagi. "Haidar, kamu yang harus menjadi garda terdepan setelah kelahiran dua bayi kembar kamu. Zara itu terkena syndrom baby blues, kamu tahu itu apa?"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
Putih Abu-abu

Putih Abu-abu

Apakah Tuhan tidak ingin melihatnya tanpa lebih dulu mengalami sakit? Devan terbatuk lagi. Ia membocorkan tabung kecil transparan di atas samping tempat tidurnya. Sebuah benda berisi obat-obatan yang kata Salmira vitamin tambahan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Sudut sebelah sebelah. Selama ini Salmira sudah membohonginya. Salmira "Jadi, Mama udah bohongin Devan selama ini?"
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai blank slate
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status