Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Maut CEO Cantik

Godaan Maut CEO Cantik

Matanya yang merah beralih antara wajah Luna yang setengah sadar dan tato tengkorak yang terukir di sana. "Ada apa, Bob? Apa kau ingin merusak malam ini hanya karena kau tidak bisa ereksi, hah?" tanya si mata biru sambil tertawa mengejek. Ia mencoba meraih bahu Bobby untuk menyingkirkannya.
9.89.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Bayang-bayang Mafia

Bayang-bayang Mafia

Setibanya di dalam bar, ia merasa suasana di ditempat itu agak pengap, tempat yang penuh sesak dan bising akan suara musik yang dimainkan. Matanya mengarah ke setiap sudut bar, matanya berhenti mencari ketika dia melihat seorang pria bertato di sekujur tubuhnya— Vincenzo Marino, dia lah yant Rafael cari, bos mafia yang dikenal kejam di San Fransisco. Rafael menarik nafasnya untuk meredakan ketegangannya, dia tahu bahwa tidak bisa mundur. Dia harus melakukan ini. Dia harus mendapatkan informasi tentang siapa yang membunuh ayahnya.
786 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Kismi, atau sering disebut Cumbu Bayangan?" "Ooo...," Baraka manggut-manggut sambil berdiri, ia memandang ke arah laut yang mengalunkan ombak bergulung-gulung dan menghantam dinding karang yang bagian atasnya dipijaknya itu. "Cumbu Bayangan itu murid Ki Buyut Gerang!" gumamnya lirih sambil membayangkan seraut wajah gadis cantik yang mungil itu.
1030.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 978 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
My 'Bad' Boyfriend

My 'Bad' Boyfriend

Rasa penasaranku baru terjawab tatkala mobil melewati sebuah pantai dan Boy membelokkan kendaraan itu ke jalan masuknya yang hanya berupa jalan pasir dengan tumbuhan-tumbuhan khas pantai di kanan-kirinya. "Kamu tau nggak, pas SMP aku punya temen sebangku yang namanya Riga? Aku masih sering main sama dia sampai sekarang. Kadang-kadang, kalau lagi suntuk atau punya masalah, aku sama kampret itu... Ehem! Maksudku Riga, suka dateng ke sini berdua sekedar buat liat sunset. Ya, emang nggak jelas sih. Aku sama dia sama-sama cowok normal kok, tapi punya hobi yang sama. Kamu jangan cemburu sama dia ya," kata Boy panjang-lebar sambil sesekali menyeka ujung hidungnya dan meringis jenaka. "Y... Ya. A...
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Bayangan adalah kekuasaan, Nona Kompol. Cahaya adalah kelemahan.” Tiba-tiba, Banyu muncul di sebelah Jaka yang diikat, dengan tatapan kosong dan memegang panah besar tiruan. Banyu tidak melihat Raka dan Kirana, matanya hanya terpaku pada Seno yang ada di balik kelir.
932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Cintamu Bohong, Ya?

Cintamu Bohong, Ya?

Raka melototi Gilang dengan tajam, mengambil catatan menu itu, lalu membanting pintu keluar. Aku buru-buru bersembunyi di balik tangga, menatap Raka yang menjauh dengan langkah tergesa. Dari kaca pintu salah satu ruang rawat, aku melihat bayangan diriku sendiri. Usiaku baru tiga puluh, tetapi tubuhku sudah gemuk dan tidak berbentuk. Kulitku kendur, wajahku penuh flek hitam. Aku memang tidak lagi sepadan dengan Raka yang kini memimpin ribuan karyawan.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Bos

Mengandung Bayi Bos

Masa bodoh. Di ruang keluarga ada Mama dan Lisa. Mama memandang ke arahku dan melihat apa yang sedang kubawa. Di sampingnya, Lisa fokus menatap layar televisi menonton drama kesayangannya yang tayang setiap malam. "Mau ke mana, Nak Rimar?" "Ini, mau ambil air, Ma." Aku menunjukkan botol kosong. "Kenapa tidak menyuruh Bi Yuna atau asisten lain?"
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 933 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Menari dengan bayanganmu

Menari dengan bayanganmu

“Kamu beli kacamata, deh, sana. Aku curiga selama ini kamu gak bisa liat aku dengan jelas. Muka aku cantiknya udah level paripurna, ya.” Arshaka terkekeh mendengar perkataan Luna, di seberang sana pria itu geli sendiri dengan kepercayaan diri Luna yang sedikit narsis. “Ya udah nanti lo dandan, deh, gue mau lihat kecantikan lo yang katanya paripurna itu.” “Okeh, bye Shaka.” “Bye, calon.” “Calon apa, nih?” “Calon pembantu gue.”
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Obsesi Sang Badboy

Obsesi Sang Badboy

"Sudah lama sekali ya, Sereia, Kai, Erix, dan Flosie? Kalian terlihat baik-baik saja dan malah...bahagia." Bibi mereka, Feyre, menghampiri mereka. Sereia menyipitkan kedua matanya. "Apa yang kalian mau? Apa kalian mau seperti keluarga ayah kami? Apa kalian bekerja sama dengan mereka untuk mengendalikan kami?"
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Istri yang Terbuang

Bangkitnya Istri yang Terbuang

Ustaz Ibrahim menyodorkan air mineral sambil duduk di samping Boy. "Eh Ustaz," sapa Boy kala menyadari murabbi menghampiri dan duduk di sebelahnya. Lelaki itu juga meraih air mineral yang diberikan. "Jazakallah," lanjutnya kemudian menenggak air dalam kemasan botol tersebut hingga habis. "Haus atau panas?" goda Ustaz Ibrahim sambil tertawa kecil. "Dua-duanya," balas Boy, lelaki itu menerbitkan senyum, hanya saja yang melengkung di sana adalah senyum kegetiran.
1053.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai boboiboy bayangan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status