The Blue Blood
Yosua tersenyum begitu manis, mengangguk pelan, “Jangan khawatir, saya amanah, Dok. Akan saya sampaikan. Saya permisi.”
Ken balas tersenyum dengan mata memerahnya, sementara itu Ken tidak tahu bahwa bukan hanya matanya saja yang memerah menahan tangis, tapi mata sosok yang tengah membelakangi dirinya itu pun sama.
***
“Kok bisa kena morbid sih?” Yunita menatap Tania yang tengah memilih souvenir dari buku katalog yang toko itu sodorkan, dia hanya menoleh sekilas dan tersenyum kearah sang mama.
ตอนยอดนิยม