Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ZONA MANTAN

ZONA MANTAN

Dengan santai menyahut, "Oke. Jadi, kita perlu membuat batasan mana yang boleh kita lakukan dan mana yang enggak." Juda mengangguk sebagai konfirmasi. "Kalau gitu, sejauh mana—" "Aku nggak bisa lebih dari sekadar ciuman," kata Juda. Yang ternyata cukup memalukan saat mengungkapkan itu. Mungkin karena Juda yang tanpa sadar mencengkeram baju—yang sudah ia kancingkan kembali—tepat di depan dadanya, Danis pun menandaskan dengan lebih tegas, "Kita nggak boleh melangkah lebih jauh dari sekadar ciuman."
109.9K viewsCompletedAdded to Library 296 Times as bound
Read
+Library
Love

Love

Tbc ❤ Wayo pasti pada bingung kan ini kenapa 😂 org aku juga bingung 😂😂🤣 lah 🤦‍♀️ 😁😁
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 474 Times as bound
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Vladivostok, Mei 2025 Xabi mengamati benda kotak dan pipih di tangannya, Ia masih belum percaya benda ini adalah sebuah ponsel. Tidak ada tombol bahkan tempat baterai yang bisa dibongkar pasang. Belum lagi kameranya, satu di depan dan empat di belakang. Telepon genggam terakhir yang ia miliki adalah Blackberry paling tipis yang ia beli setelah memenangkan turnamen Dota 2.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as bound
Read
+Library
Rasa

Rasa

"Coba fokus dulu ke perasaan yang Abian rasakan, cermati, dan tentukan kira-kira ada di nomor berapa? 1 menandakan sangat buruk, dan 10 menandakan sangat baik." Abian terdiam. Ia mencoba mengikuti arahan yang diberikan oleh sang dokter. Membutuhkan sekiranya hampir 20 detik, untuk Abian akhirnya bisa menjawab. "Enam," jawabnya sangat singkat. "Wah, Maa Syaa Allah, berarti sudah mulai bisa mengidentifikasi perasaan ya." "Oke, angka 6, angka yang not bad, but not good. Gak buruk, tapi gak baik juga. Betul?" tanya Karina memastikan. Abian hanya menjawab dengan anggukan yang berarti mengiyakan.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 111 Times as bound
Read
+Library
VERDINDA

VERDINDA

Radit: Tumben, apa dia udah nonton konser BTS? Otong: Nggak tau, gue marah sama dia. Emang sifat cewek itu selalu benar dan cowok yang harus ngalah. Gue nggak jadi beliin tiket buat dia!! Alex: Lo baru tau kalau cewek emang selalu benar? Otong: Udah lama tapi gue pendem dari dulu. Risky: Bakar aja hp kentang lo. Otong: Bang kiki jahad, hp gue udah iphone 11 kalik. Masih bilang kentang?
103.7K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as bound
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Nick bersuara dengan nada dingin. “Tidak ada yang salah, hanya saja kita jangan meremehkan wanita. Wanita tidak selemah yang kita pikirkan!” Sanskar berceramah, pria berdarah India itu memiliki ketakutan sendiri ketika Youvee berbicara enteng mengenai wanita.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as bound
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

Byakta mengangguk dengan malas. Speranza berjalan masuk, dia menghampiri brankar Yasa. Byakta menutup hidungnya saat mencium bau aneh dari tubuh Speranza. "Kau habis darimana? Mengapa tubuhmu sangat bau?!" tanya Byakta dengan kesal. Speranza terdiam. Dia mencium tubuhnya dan mengakui tubuhnya sangat bau. Byakta mendekat ke arah Speranza untuk mencium lebih jelas bau dari tubuh Speranza.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as bound
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

~Panggilan Berlangsung~ ‘Hallo, By?’ -Alaska ‘Iya hallo, By kayaknya kita gak jadi pergi deh sekarang. Soalnya, mereka bilangnya di undur.’ – Yesa ‘Hah? Berarti sekarang ini gak jadi yah?’ – Alaska ‘Iya gak jadi. Sorry ya, By.’ – Yesa ‘Iya udah deh, By. Gak apa-apa.’ jawab Alaska lesu karena mendengar jawaban dari Yesa yang membatalkan rencananya pagi ini.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 156 Times as bound
Read
+Library
Home

Home

33 ["Kamu di mana? Kenapa dari kemarin nggak angkat teleponku?!"] Mutia menunduk dalam setelah mendengar bentakan Rey melalui sambungan telepon. Jantung Mutia berdetak begitu kencang akibat rasa takut serta firasat tak enak yang menghampiri. ["Sengaja? Iya? Kamu sengaja kabur supaya setiap hari orang tua kamu telepon aku? Setan!"]
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as bound
Read
+Library
Anara

Anara

Lalu mengirim pesan teks pada Anara. [Brengsek! Lo nipu gua] Centang dua, lalu berubah biru. [Bagus deh, kalo lo udah tau!] Bryan meremas ponsel di tangan, wajahnya yang tadi terlihat datar, kini tampak panik. [Lo jangan main-main! Lo tau kan, gua bisa ngelakuin apa sama lo!] [Emang apa yang bisa lo lakuin?] disertai emot tertawa ngakak.
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as bound
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status