Ibu Susu Bukan Pengganti
bisik Emas, suaranya mantap meski tangan sedikit gemetar.
Pria itu menempelkan sapu tangan pada kening Denada, menghapus keringatnya lalu lanjut berkata, "Lihat aku. Bernapas lah bareng aku. Tarik napas dari hidung, satu ... dua ... tiga, lalu hembuskan pelan dari mulut. Begitu. Kamu mengendalikan, bukan sebaliknya."
"Rasanya ... gak akan pernah berakhir," kata Denada terisak, tubuhnya bergetar hebat ketika puncak kontraksi mereda.