MENDADAK DINIKAHI BIG BOSS
"Eh, sumpah?"
Aeera menganggukkan kepala. "Pas aku masih kecil dulu, lagi pulang kampung ke desa Nenek. Kalau nggak salah aku usia lima atau enam tahun. Aku diajak main jadi siBolang gitu sama sepupu di sana. Kita cari buah-buah unik di sekitar kebun dan sawah, dekat-dekat hutan lah. Trus ada buah, pohonnya ada yang rindang dan ada yang enggak. Pohonnya kuat trus keras. Nah, buahnya kecil-kecil, bulat, trus kayak anggur. Kalau mentah warnanya hijau, kalau matang warnanya hitam. Trus banyak yang jatuh di bawah. Kata sepupuku, Aeera, kamu pungut yang dibawah aku manjat. Ya, aku nurut saja dong. Aku nanya buahnya bisa dimakan apa enggak, trus dia bilang bisa. Aku coba … buahnya emang enak. Tapi
Hot Chapters