Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Life or Not

Life or Not

sadar dia mencoba untuk pergi ke lantai atas dan kemudian memasuki rumahnya itu. Ingatan bahwa sebelumnya dia muntah di toilet club dan samar-samar melihat seseorang ternyata masih dia ingat. Setelah dia mengingat semua yang terjadi padanya lalu Brian pergi ke kamar mandi untuk mandi. 15 menit kemudian dia melanjutkan paginya dengan sarapan salad dan menonton acara program kesehatan. Dirinya yang tengah menikmati waktu santai itu dengan tenang menonton acara televisi sebelum akhirnya dia pergi ke luar untuk sekedar jalan-jalan. Sekarang matahari mulai memancarkan sinarnya. Ada banyak orang yang pergi bekerja kesibukan mulai terlihat pagi ini dan di tengah keramaian tersebut dia melihat seor
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Rahasia Suami Pelitku

Rahasia Suami Pelitku

Akan tetapi, ia yang merasa begitu mengantuk sebab tidak terbiasa terjaga dari pukul satu dini hari sampai matahari kian naik ke atas seperti saat ini. "Jika kalian hanya ingin mengeluh? Maka, lebih baik tinggalkan aku sendiri," ucap Bambang dengan penuh penekanan seraya melangkah masuk ke rumah. Ia melihat Budi yang datang dengan beberapa piring, kemudian menghilang nasi uduk yang sebelumnya dibeli. "Makan dulu, Mas. Setelah ini Mas tidur dulu," kata Budi yang sudah mulai menyantap makanan.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Selingkuhi Ternyata Anak Pewaris

Istri yang Kau Selingkuhi Ternyata Anak Pewaris

Bude Rahmi memotong sandwich dan memasukkan ke mulutnya. Roti sandwich untuk menu sarapan pagi ini, terasa nikmat dengan segelas susu hangat yang sudah di siapkan oleh Bibik. Jujur aku tak enak di sini, aku yang notabene bukan siapa-siapa benar-benar dianggap sebagai keluarga di sini, makan tidur, semuanya nyaman. Selesai sarapan aku membantu Bibik membereskan piring bekas sarapan kami.
9.4326.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Hangatnya Dekapan Om Budi

Hangatnya Dekapan Om Budi

Bukan karena menangis, melainkan karena pikirannya terus kacau sejak semalam. Di meja makan, Om Budi sudah duduk santai sambil membaca sesuatu dari ponselnya. Di hadapannya sudah tersedia sarapan sederhana, nasi uduk, telur dadar, kerupuk, dan segelas teh panas yang masih mengepul. Begitu melihat Aya keluar, Om Budi langsung mengangkat wajahnya. “Makan dulu, Ay,” ucapnya ramah.
9.820.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 677 kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Terjebak Pesona Bodyguard Misteriusku

Ed yang sibuk menyiapkan mangkuk untuk sarapan segera beralih mendekati dispenser. “Air hangat saja, ya?” “Ya, boleh.” Kate segera meneguk segelas air hangat yang Ed berikan. Ia merasa sangat haus. “Menu sarapan pagi ini adalah bubur.” “Kau yang membuatnya?” “Bukan, beli tentu saja.” Kate menyendok bubur di mangkuknya. Matanya berbinar saat menyadari itu adalah bubur favoritnya. “Kau pasti memesan bubur di Break and fast, kan?”
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

--- 8:00 AM - Dapur Mey buka kulkas. Ada telur, roti, butter, susu, kopi, persis yang Emma bilang. “Breakfast Singapore edition,” Mey ketawa sambil naro bahan di counter. Rafael bantu, nyalain coffee machine. Aroma kopi langsung nyebar ke apartemen. “Feels like home already,” dia komentar. “Feels like Airbnb fancy edition,” Mey nyaut. Mereka bikin breakfast sederhana: scrambled eggs, toast, kopi hitam. Duduk di meja makan kecil, sinar matahari nyorot masuk dari balkon.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Dari Kuli Bangunan, Menjadi Pengusaha Kaya

Dari Kuli Bangunan, Menjadi Pengusaha Kaya

Dan saat pintu di buka telah berdiri di depan pintu Bik Inah dengan membawa senampan sarapan untuk Bulan. "selamat pagi Neng,ini sarapan nya,wah Neng Bulan cantik sekali,"ucap Bik Inah yang tersenyum dengan sopan nya dan memuji Bulan. "ih Bibik bisa aja,ayok masuk Bik!"dan mereka pun berjalan masuk ke dalam kamar Bulan.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
CRAZY BOSS

CRAZY BOSS

tanya Budi yang masih memegang sapu di tangan kanannya. "Iya nih mas, jadi pak bos minta dibuatin sarapan yang bergizi tapi enak" ujar Shenna memberitahu permintaan bosnya itu. "Biasanya pak bos makan apa ya, mas?" tanya Shenna. "Kayaknya daging di kulkas ini udah habis deh mbak, kalau roti sereal panggang mau ga ya?" tanya Budi menghampiri Shenna. "Apa aja deh mas, yang penting bikin kenyang" ujar Shenna pasrah.
6.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Pernikahan Dini : Brittle

Pernikahan Dini : Brittle

Brian membawa semua makanan ke kamar, menyimpannya di nakas lalu membangunkan Biya. "Bay, bangun.. Bunda sama ayah lagi di perjalanan, kamu mandi dulu atau mau makan dulu.." di usapnya pipi berisi itu dengan lembut. Biya menggeliat, membuka matanya perlahan lalu terkunci pada tatapan mesra Brian. "Yuk bangun.." kata Brian dengan masih mengusap wajahnya."mau makan atau mandi dulu?" lanjutnya.
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Rahim Sewaan Billionaire

Rahim Sewaan Billionaire

Bree ada di meja makan begitu Wanda membuka pintu kamar. “Hai, Wanda! Ayo, sarapan!” ajak Bree dengan ramah. Masih ada Diego pagi itu. Wanda serba salah, tapi memang perutnya terasa lapar. Jadi, pagi ini Wanda mengambil banyak makanan.
1027.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 789 kali sebagai budi has breakfast in the
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status